PANTURA24.COM,BATANG – Sejumlah orang tua wali murid TK Pos PAUD Anggrek, Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, mengeluhkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka. Para wali murid menilai menu yang disajikan belum mencerminkan standar makanan bergizi sebagaimana yang diharapkan dari program tersebut.
Pada Senin (8/6/2026), menu MBG yang diterima siswa terdiri atas nasi, orek telur, sayur pokcay, tahu oseng, dan sepotong buah naga. Namun, para orang tua menyoroti tidak adanya susu dalam paket makanan tersebut.
“Bergizi dari mana ini? Sudah seminggu anak-anak tidak mendapatkan susu,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa juga disampaikan terkait menu yang diberikan pada 21 Mei 2026. Saat itu, makanan yang diterima siswa hanya berupa tepung goreng, irisan timun, gorengan tahu, dan tiga iris jeruk tanpa susu.
Menurut para wali murid, keberadaan susu sebagai salah satu sumber nutrisi penting bagi anak usia dini seharusnya menjadi perhatian dalam penyusunan menu MBG. Mereka berharap kualitas dan variasi menu ke depan dapat lebih ditingkatkan agar tujuan program untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dapat tercapai secara optimal.
“Kami berharap menu yang diberikan bisa lebih baik dan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ungkap wali murid lainnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh para wali murid tersebut.






