Patroli Skala Besar di Exit Tol Setono, Polisi Amankan 45 Kendaraan

Patroli Skala Besar di Exit Tol Setono, Polisi Amankan 45 Kendaraan
Patroli Skala Besar di akses interchange Exit Tol Setono, Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026)

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota terus memperkuat upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada akhir pekan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa Patroli Skala Besar di akses interchange Exit Tol Setono, Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026) malam.

Kegiatan melibatkan personel gabungan Satlantas dan pleton Pasukan Siaga Bhayangkara (Pasgara) Polres Pekalongan Kota. Apel kesiapan dipimpin Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani, S.H., M.H., dan dihadiri Wakapolres Pekalongan Kota Kompol Dr. Akhwan Nadzirin, S.H., M.H., Kabag Ops, Kasat Lantas, serta Padal Ton Pasgara.

Bacaan Lainnya

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan patroli mobile, public address, hingga penindakan terhadap kendaraan yang tidak sesuai standar dan berpotensi digunakan untuk aksi balap liar. Sebanyak 45 kendaraan bermotor diamankan untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penindakan, Polwan Satlantas Polres Pekalongan Kota atau Srikandi Zebra juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi kepada para pelanggar, khususnya anak-anak muda, mengenai pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Andi Susanto, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif sekaligus penindakan untuk mencegah balap liar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

“Kami Satlantas Polres Pekalongan Kota malam hari ini melaksanakan mitigasi terkait balap liar di Kota Pekalongan. Kami bersama jajaran anggota serta Srikandi Zebra Polres Pekalongan Kota melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang dimungkinkan akan balap liar dan menggunakan knalpot brong,” ujar AKP Andi.

Ia menegaskan, kehadiran petugas di lapangan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai risiko balap liar dan penggunaan knalpot brong yang dapat membahayakan keselamatan serta mengganggu kenyamanan lingkungan.

Melalui patroli dan edukasi tersebut, ia berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat. Keselamatan di jalan raya menjadi tanggung jawab bersama, sehingga setiap pengguna jalan diharapkan turut menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan nyaman.

Pihaknya berkomitmen meningkatkan patroli dan mitigasi di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi balap liar maupun pelanggaran lalu lintas.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan Kamseltibcarlantas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Pekalongan,”tukasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *