Peserta Tata Rias BLK Kota Pekalongan Asah Kemampuan Lewat Rias Wajah Geriatri

Peserta Tata Rias BLK Kota Pekalongan Asah Kemampuan Lewat Rias Wajah Geriatri
Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan meningkatkan kompetensi peserta pelatihan kecantikan profesional.Selasa (07/07/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan terus meningkatkan kompetensi peserta pelatihan agar siap menghadapi kebutuhan industri kecantikan profesional. Pada program pelatihan tahun ini, peserta Kelas Tata Rias dibekali materi teknik rias wajah geriatri dengan sasaran model perempuan berusia 40 tahun ke atas.

Instruktur Kelas Tata Rias BLK Kota Pekalongan, Rizki Mulyanti, menjelaskan bahwa materi tersebut sengaja diberikan sejak awal pelatihan untuk melatih peserta menghadapi tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Melalui teknik rias korektif, para peserta yang mayoritas merupakan pemula dilatih menyamarkan berbagai kondisi kulit wajah, seperti flek hitam, bekas jerawat, hingga kerutan, sehingga mampu menghasilkan riasan yang lebih optimal.

Bacaan Lainnya

“Materi rias wajah geriatri kami berikan sejak awal pelatihan agar peserta terbiasa menghadapi tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Dengan teknik korektif ini, mereka belajar menyamarkan berbagai kekurangan pada wajah sehingga hasil riasan terlihat lebih maksimal,” jelasnya Rizki.

Ia mengungkapkan, dominasi peserta dari kalangan Generasi Z memberikan dinamika positif dalam proses pembelajaran. Meskipun sesekali terjadi perbedaan pendapat, peserta dinilai cepat memahami materi berkat kebiasaan mereka mengakses berbagai referensi dan tutorial kecantikan melalui platform digital.

“Kami melihat peserta dari kalangan Gen Z memiliki kemampuan belajar yang sangat cepat karena sudah akrab dengan berbagai tutorial kecantikan di media sosial. Hal itu menjadi nilai tambah dalam proses pelatihan meski sesekali muncul diskusi dan perbedaan pendapat di kelas,” ungkapnya.

Pihaknya berharap keterampilan teknik rias wajah geriatri dapat menjadi bekal bagi peserta untuk membuka usaha jasa tata rias secara mandiri maupun berkarier di salon profesional. Optimisme tersebut didukung capaian alumni angkatan sebelumnya yang berhasil mencatatkan kelulusan 100 persen pada uji kompetensi.

“Kami berharap seluruh peserta tahun ini dapat mengikuti jejak alumni yang lulus uji kompetensi 100 persen dan siap terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri, terlebih menjelang meningkatnya kebutuhan jasa tata rias pada momentum Agustus mendatang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *