PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Pekalongan memasuki hari keempat. Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid meninjau langsung proses pelayanan dan pengawasan di SMP Negeri 4 Pekalongan guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan tertib.
Wali Kota yang akrab disapa Aaf ini menyampaikan bahwa kondisi pendaftaran pada hari keempat relatif lebih kondusif dibandingkan dua hari pertama yang sempat dipadati Calon Murid Baru (CMB) dan orang tua. Menurutnya, pelaksanaan SPMB hingga saat ini berjalan dengan baik.
Ia mengapresiasi tingginya minat masyarakat untuk mendaftarkan putra-putrinya di SMPN 4 Pekalongan. Meskipun sekolah masih menghadapi kendala banjir saat hujan deras, kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme calon murid. Setiap tahun, jumlah pendaftar di SMPN 4 selalu melebihi kuota yang tersedia.
“Ke depan, pemerintah akan berupaya secara bertahap melengkapi dan meningkatkan fasilitas sekolah. Yang terpenting adalah kualitas pembelajaran tetap terjaga sehingga mampu mendukung prestasi peserta didik,” ujarnya.
Wali Kota Aaf menyoroti capaian akademik siswa SMPN 4 yang dinilai membanggakan. Salah satu peserta didik berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem zonasi telah berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Pekalongan, Masykur menjelaskan bahwa proses pelayanan pembuatan akun dan verifikasi bagi calon murid baru berlangsung lancar. Hingga hari keempat, tercatat sebanyak 193 calon murid telah melakukan pembuatan akun dan verifikasi di SMPN 4 Pekalongan.
“Pelayanan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan tim panitia SPMB. Namun perlu dipahami bahwa pembuatan akun tidak harus dilakukan di sekolah tujuan. Calon murid dapat membuat akun secara mandiri di rumah, di sekolah asal, maupun di SMP negeri mana saja di Kota Pekalongan,” jelasnya.
Ia menambahkan, daya tampung SMPN 4 Pekalongan pada tahun ajaran ini sebanyak 192 peserta didik. Wilayah cakupan utama sekolah meliputi Pasirsari, Kramatsari, Tirto, Podosugih, dan sebagian Medono. Selain itu, melalui jalur prestasi, terdapat pula pendaftar yang berasal dari Kabupaten Pekalongan, di antaranya dari wilayah Pegandon dan Wonopringgo.
Lebih lanjut, ia berharap para peserta didik yang nantinya diterima dapat terus mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Hal ini sejalan dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih SMPN 4 Pekalongan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada kesempatan tersebut, ia menambahkan apresiasi kepada salah satu lulusan SMPN 4, Nefa, yang berhasil meraih nilai 100 pada TKA Bahasa Indonesia dan melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Pekalongan.
Dengan pelaksanaan SPMB yang tertib dan dukungan berbagai pihak, diharapkan proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berjalan lancar serta menghasilkan peserta didik yang berprestasi dan berkarakter.





