PANTURA24.COM,PEKALONGAN, — Pemerintah Desa Tengenkulon, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, menggelar lelang lahan sawah bengkok secara terbuka di balai desa, Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tengenkulon, Rasijo, dan diikuti puluhan warga.
Sebanyak 75 bidang tanah bengkok ditawarkan dalam lelang dengan masa sewa satu tahun atau setara dua kali masa olah/panen. Ketua panitia, Sunandar, menyebutkan jumlah peserta yang hadir mencapai 75 orang dan seluruhnya mengikuti proses lelang dengan antusias sesuai bidang yang diminati.
Panitia menetapkan harga awal lelang berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta untuk dua kali masa olah, dengan mempertimbangkan lokasi dan kondisi lahan. Pemenang lelang diberikan waktu 15 hari untuk melunasi pembayaran setelah hasil ditetapkan, tanpa kewajiban uang muka.
Rasijo mengatakan, lelang tanah bengkok tersebut merupakan bagian dari upaya pengelolaan aset desa yang dilakukan secara transparan, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum.
“Saya senang melihat warga berkumpul dalam suasana seperti ini. Antusiasme mereka menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain meningkatkan pendapatan asli desa, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antarwarga melalui pemanfaatan lahan pertanian yang produktif.





