Jelang Akhir Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Intensifkan Edukasi Keselamatan

Jelang Akhir Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Intensifkan Edukasi Keselamatan
Satlantas pekalongan kota membagikan masker dan brosur kepada para pengguna jalan di Simpang Pusri, Kota Pekalongan, jumaat (6/11/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas terus menjadi perhatian Satlantas Polres Pekalongan Kota. Melalui pendekatan humanis dan edukatif, petugas hadir langsung di tengah masyarakat dengan memberikan imbauan keselamatan sekaligus membagikan masker dan brosur kepada para pengguna jalan di Simpang Pusri, Kota Pekalongan, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota, Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama personel Unit Kamsel dan Srikandi Satlantas. Menurut Aiptu Agus, melalui kegiatan preemtif berupa penerangan keliling dan edukasi simpatik, petugas mengajak masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara, khususnya saat aktivitas dan mobilitas warga meningkat pada pagi hari.

Bacaan Lainnya

“Petugas juga menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang berlangsung hingga 8 November 2026. Sebanyak empat boks masker dan brosur keselamatan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas),”tuturnya.

Aiptu Agus menekankan, pembagian masker ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan pengguna jalan di tengah kondisi musim kemarau.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H., menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut merupakan wujud pelayanan Polri yang mengedepankan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

“Tidak hanya menjaga kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi dan perhatian terhadap keselamatan serta kenyamanan warga,”kata Iptu Purno.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lanjutnya, tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan pelayanan kepada warga yang sedang memulai aktivitas, baik berangkat sekolah, bekerja maupun menjalankan kegiatan sehari-hari.

Ia mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan tanggung jawab bersama. “Masyarakat diimbau agar senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan,”tegasnya.

Dengam adanya edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, ia berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

“Sehingga, pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya menjadi momentum penertiban, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Pekalongan,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *