PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Komisi A DPRD Kota Pekalongan merespons cepat aspirasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aliansi PPPK Paruh Waktu Kota Pekalongan melalui audiensi yang digelar di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Selasa (1/9/2026).
Audiensi tersebut menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat sinergi dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi PPPK Paruh Waktu.
Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan, Masykur, mengatakan pihaknya langsung mengagendakan audiensi setelah menerima surat permohonan dari DPD Aliansi PPPK Paruh Waktu Kota Pekalongan. Menurutnya, respons cepat tersebut dilakukan karena persoalan PPPK Paruh Waktu menyangkut kepentingan dan hajat hidup banyak orang.
“Kami dengan cepat langsung mengambil langkah untuk melaksanakan audiensi ini karena hal ini sangat urgen dan penting. Tentunya kami berharap ada kejelasan dan kesejahteraan yang menjadi harapan bersama,” ujar Masykur.
Masykur menegaskan, Komisi A DPRD Kota Pekalongan mendukung upaya PPPK Paruh Waktu dalam menyampaikan aspirasi secara baik dan konstruktif. Pihaknya juga memberikan dukungan terhadap rencana Silaturahmi Nasional (Silatnas) PPPK Paruh Waktu yang akan digelar di Jakarta pada 7 September 2026, dengan harapan kegiatan tersebut berlangsung aman, damai, kondusif, serta menghasilkan solusi terbaik sesuai aspirasi yang diperjuangkan.
Sementara itu, Ketua DPD Aliansi PPPK Paruh Waktu Kota Pekalongan, Nanda Yanuar Setiyawan, mengapresiasi respons cepat Komisi A DPRD Kota Pekalongan. Ia menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi sekitar lebih dari 2.300 tenaga PPPK Paruh Waktu di Kota Pekalongan, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan, perlindungan kerja, dan optimalisasi peran PPPK Paruh Waktu dalam pelayanan publik.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan kejelasan regulasi dan penataan status P3K Paruh Waktu secara adil bagi seluruh profesi, baik tenaga teknis, tenaga kesehatan maupun pendidik,”ungkap Nanda.
Melalui Silatnas, pihaknya juga akan menyuarakan sejumlah aspirasi, antara lain kepastian status, pengembangan karier, serta dukungan kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan PPPK Paruh Waktu. Ia berharap komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta DPRD terus terjaga demi mendukung keberlangsungan pelayanan publik di Kota Pekalongan.
Dirinya juga berharap perjuangan ini bisa membuahkan hasil yang baik, tidak hanya untuk teman-teman PPPK Paruh Waktu di Kota Pekalongan, tetapi juga seluruh PPPK Paruh Waktu di Indonesia.
“Kami ingin terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga ke depan ada kepastian status, kesejahteraan, dan perlindungan yang lebih baik,” pungkasnya





