BPBD Pekalongan Gandeng Relawan Perkuat Koordinasi Penanganan Pascabencana

BPBD Pekalongan Gandeng Relawan Perkuat Koordinasi Penanganan Pascabencana
Forum Koordinasi Relawan Bencana yang digelar di halaman Kantor BPBD Kota Pekalongan, Selasa (1/9/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan berbagai unsur relawan dalam penanganan pascabencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui Forum Koordinasi Relawan Bencana yang digelar di halaman Kantor BPBD Kota Pekalongan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30-12.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari BPBD Kota Pekalongan, Pekalongan Rescue, Batik Rescue, MDMC Kota Pekalongan, PMI Kota Pekalongan, RAPI Kota Pekalongan, Mancing Mania, serta sejumlah relawan bencana di Kota Pekalongan. Forum menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, dan memperjelas peran masing-masing pihak dalam proses pemulihan pascabencana.

Bacaan Lainnya

Kalakhar BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan relawan sangat penting untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, relawan memiliki peran strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan dapat membantu pemerintah dalam berbagai kegiatan di lapangan.

“Koordinasi menjadi hal yang penting agar penanganan pascabencana bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak terjadi tumpang tindih kegiatan maupun bantuan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).

Dalam forum tersebut dibahas optimalisasi peran relawan dalam pendataan, distribusi bantuan, pembersihan lingkungan, pelayanan sosial, hingga pendampingan masyarakat terdampak. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kebutuhan masyarakat secara cepat, akurat, dan terkoordinasi.

“Forum juga menyepakati penguatan komunikasi pemerintah dan relawan, pemutakhiran data relawan, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan simulasi, serta penguatan koordinasi antarorganisasi relawan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi kebencanaan,”terangnya.

Penanganan pascabencana pun diarahkan tidak hanya pada pemenuhan bantuan material, tetapi juga mencakup pemulihan sosial, ekonomi, lingkungan, dan ketahanan masyarakat.

“Melalui sinergi yang semakin kuat, BPBD bersama jaringan relawan berkomitmen mendukung proses pemulihan masyarakat Kota Pekalongan agar berlangsung cepat, terpadu, dan berkelanjutan,”tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *