Kolaborasi Polisi dan Tenaga Kesehatan Percepat Penemuan Kasus TBC di Pekalongan

Kolaborasi Polisi dan Tenaga Kesehatan Percepat Penemuan Kasus TBC di Pekalongan
Polres Pekalongan Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, RSUD Bendan, dan Puskesmas Dukuh menggelar skrining Tuberkulosis TBC di Aula Wicaksana Laghawa, Kamis (4/6/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, RSUD Bendan, dan Puskesmas Dukuh menggelar skrining Tuberkulosis (TBC) paru serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 53 anggota Bhabinkamtibmas di Aula Wicaksana Laghawa, Kamis (4/6/2026).

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini sekaligus persiapan bagi para Bhabinkamtibmas yang akan bertugas sebagai tracer TBC di masyarakat. Program tersebut juga mendukung gerakan TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh) dalam rangka pemberantasan TBC.

Bacaan Lainnya

“Para Bhabinkamtibmas nantinya akan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi, pencegahan, serta pemantauan kasus TBC di wilayah binaan masing-masing,” ujar AKBP Riki.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pekalongan, dr. Dita Rasnasuri, M.K.M., menyampaikan bahwa skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, trigliserida, skrining TBC, pemeriksaan HIV dan sifilis, hingga foto toraks menggunakan X-Ray Portable dari RSUD Bendan.

“Sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus TBC, mencegah penularan, serta menekan angka kematian akibat penyakit tersebut,”ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga mendapat dukungan dan monitoring dari Biddokkes Polda Jawa Tengah sebagai bagian dari Program Polda Jawa Tengah Peduli Berantas TB Paru.

“Dengan keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas sebagai tracer, diharapkan upaya deteksi dini dan penanganan TBC di Kota Pekalongan semakin optimal,”tegasnya.

Ps Kasi Dokkes Polres Pekalongan Kota Aiptu Mirwan Samiun, A.Md.Kep., berharap sinergi antara Polres Pekalongan Kota dan Dinas Kesehatan dapat memperluas jangkauan skrining TBC di masyarakat.

“Dengan deteksi dini yang lebih masif dan penanganan yang cepat serta tepat, diharapkan angka penularan maupun kematian akibat TBC di Kota Pekalongan dapat terus ditekan,”tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *