PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Pagi yang cerah menyelimuti halaman Mapolres Pekalongan pada Minggu (26/4/2026), menghadirkan suasana yang tidak hanya khidmat, tetapi juga sarat makna perubahan. Barisan personel berdiri tegap dengan seragam terbaiknya, menjadi saksi berlangsungnya upacara serah terima jabatan yang dirangkaikan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat utama. Momentum ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, Rachmad C. Yusuf, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Prosesi berlangsung tertib, namun di balik itu tersimpan pesan penting tentang kesinambungan organisasi. Sejumlah posisi strategis mengalami pergeseran, mulai dari Wakapolres hingga kepala satuan dan kepala bagian. Jabatan seperti Kabag Ops, Kabag Ren, Kabaglog, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim kini diisi wajah-wajah baru. Tak hanya itu, rotasi juga menyentuh level kewilayahan dengan pergantian Kapolsek Karanganyar serta posisi Kasi Propam.
Pergantian ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa mutasi adalah bagian dari denyut kehidupan organisasi yang bertujuan menjaga performa dan menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan mengandung amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Sorotan juga diberikan kepada para pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dedikasi mereka selama bertugas mendapat apresiasi, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan pelayanan di wilayah hukum Polres Pekalongan. Kini, mereka melanjutkan pengabdian di tempat tugas baru di lingkungan Polda Jawa Tengah.
Di sisi lain, kehadiran pejabat baru membawa harapan segar. Dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam, mereka diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat kinerja institusi. Kapolres menaruh keyakinan bahwa energi baru ini akan mendorong Polres Pekalongan semakin profesional, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Ia pun menggarisbawahi pentingnya soliditas internal. Menurutnya, keberhasilan tugas tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga kerja sama tim yang kuat. Sinergi antaranggota menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Upacara yang berlangsung pagi itu akhirnya bukan hanya menjadi simbol pergantian jabatan, tetapi juga penanda dimulainya langkah baru. Sebuah fase yang membawa semangat pembaruan, sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.





