Ratusan Koper Jemaah Haji Kota Pekalongan Dikirim ke Embarkasi Donohudan

Ratusan Koper Jemaah Haji Kota Pekalongan Dikirim ke Embarkasi Donohudan
Sebanyak 343 koper milik jemaah yang tergabung dalam kloter 14 dan 15 diberangkatkan menuju Embarkasi Donohudan Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis malam (23/4/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026, ratusan koper milik calon jemaah haji asal Kota Pekalongan mulai dikirimkan ke embarkasi sebagai bagian dari rangkaian persiapan. Sebanyak 343 koper milik jemaah yang tergabung dalam kloter 14 dan 15 diberangkatkan menuju Embarkasi Donohudan Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis malam (24/4/2026).

Proses pengumpulan koper dilakukan secara terpusat dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi barang bawaan jemaah sebelum keberangkatan resmi menuju Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Pekalongan, R. Antono melalui Kasi Bina dan Pelayanan Haji dan Umroh, Mahmudah, menjelaskan bahwa, pengiriman koper merupakan bagian dari persiapan teknis yang sepenuhnya didukung oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Seluruh biaya pengangkutan koper ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan.

“Ini merupakan bentuk fasilitasi dari Pemkot untuk pengangkutan koper ke embarkasi. Semua biaya ditanggung oleh Pemkot Pekalongan, sehingga jemaah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk pengiriman koper besar,” ujar Mahmudah saat ditemui di lokasi pengumpulan koper di Kantor Pos Kota Pekalongan, Kamis sore (23/4/2026).

Ia menambahkan, kerja sama pengiriman koper ini telah diatur melalui nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Pekalongan dengan pihak Pos Indonesia. Dalam hal ini, Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan berperan dalam memantau kesiapan dan kelancaran proses pengiriman.

“Kami hanya memantau persiapan pengiriman saja di sini, karena secara teknis dan anggaran sudah diatur oleh Pemkot melalui kerja sama dengan Kantor Pos,” imbuhnya.

Ia menyebut, koper-koper jemaah diberangkatkan menuju embarkasi usai salat Isya pada Kamis (23/4/2026) malam. Hal ini menyesuaikan dengan jadwal pembongkaran koper di embarkasi yang telah ditentukan, yakni pada Jumat (24/4/2026) mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Dengan dikirimkannya koper lebih awal, jemaah haji nantinya tidak perlu lagi membawa koper besar saat keberangkatan. Mereka hanya diwajibkan membawa tas kabin atau koper kecil yang berisi kebutuhan pribadi selama perjalanan.

“Untuk koper besar otomatis sudah dikirim lebih dulu, jadi jemaah nanti hanya membawa koper kecil atau tas kabin saja saat berangkat,” jelas Mahmudah.

Sebagai informasi, sebanyak 343 calon jemaah haji Kota Pekalongan dijadwalkan akan diberangkatkan dari titik kumpul di Gor Jetayu Kota Pekalongan. Prosesi pelepasan akan dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Mas Aaf, bersama jajaran Pemerintah Kota dan Kementerian Haji dan Umroh setempat serta dihadiri jajaran Forkopimda Kota Pekalongan pada Sabtu, 25 April 2026.

Mahmudah berharap, seluruh rangkaian persiapan, termasuk pengiriman koper ini, dapat berjalan lancar sehingga para jemaah dapat berangkat dengan tenang dan fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umroh ini menjadi wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya calon jemaah haji,”tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *