Rotasi Jabatan Pemkot Pekalongan, 30 ASN Dilantik dan Dua Orang Terima SK CPNS

Rotasi Jabatan Pemkot Pekalongan, 30 ASN Dilantik dan Dua Orang Terima SK CPNS
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional, Pengambilan Sumpah PNS dan Kepala Sekolah serta Penyerahan SK CPNS Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BPKAD Kota Pekalongan, Senin (2/11/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus melakukan penataan organisasi dan penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional, Pengambilan Sumpah PNS dan Kepala Sekolah serta Penyerahan SK CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BPKAD Kota Pekalongan, Senin (2/11/2026).

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, menyampaikan bahwa, pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, terutama untuk mengisi sejumlah posisi yang kosong akibat pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas per 1 November 2026.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, setiap aparatur memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) jabatan yang diemban.

“Setiap pejabat memiliki tanggung jawab, baik dalam program maupun kebijakan di masing-masing jabatan. Program dan kebijakan yang kita rancang bukan hanya untuk hari ini, bulan ini, atau tahun ini, tetapi harus memiliki perencanaan jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan kematangan, persiapan, dan konsep yang baik, dengan tetap mendengar masukan dari berbagai pihak serta melihat langsung kondisi di lapangan,” tuturnya.

Aaf juga mengingatkan bahwa, menjadi aparatur sipil negara (ASN) merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Di tengah berbagai tantangan pemerintahan, termasuk penyesuaian anggaran transfer ke daerah (TKD), para ASN diharapkan tetap menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa, tanggung jawab aparatur tidak hanya sebatas menyelesaikan pekerjaan rutin, tetapi juga dituntut sigap merespons berbagai persoalan yang muncul sewaktu-waktu.

“Di satu sisi, kita patut bersyukur karena masih diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk mengabdi sebagai ASN. Namun, di sisi lain, tanggung jawab kita sangat besar. Kita harus siap 7 kali 24 jam untuk menghadapi berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Karena itu, saya meminta seluruh pejabat dan ASN agar selalu berhati-hati, disiplin, responsif, serta bekerja sesuai aturan dan SOP yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo atau akrab disapa Didik, menjelaskan bahwa, dalam kegiatan tersebut terdapat 30 ASN yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya, meliputi satu pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional. Selain itu, dilakukan pula pengambilan sumpah PNS dan penyerahan SK CPNS kepada dua orang.

Lanjutnya, pengisian jabatan juga mencakup sejumlah kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP sebagai bagian dari penataan tenaga pendidik dan penguatan manajemen satuan pendidikan.

“Alhamdulillah, kali ini jabatan Asisten Administrasi Umum Setda yang sebelumnya kosong karena pejabat lama memasuki masa purna tugas sudah dapat terisi. Kita juga sudah menerapkan manajemen talenta sehingga proses penempatan pegawai dapat berlangsung lebih efisien dan efektif, dengan mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Adapun pejabat yang dilantik untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yakni Sri Budi Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pekalongan. Pada Jabatan Administrator, M. Wahyu dipercaya sebagai Kepala Bidang Perindustrian Dinperinaker Kota Pekalongan.

Sementara itu, pejabat pengawas yang dilantik meliputi Khamim sebagai Lurah Tirto, Iwan Setyoko sebagai Lurah Gamer, Erwidya Agustina sebagai Kasi Pertanahan Dinperkim, Ageng Dwi Haryanti sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Pasirkraton Kramat, Rico Candra Pranata sebagai Kasi Pemerintahan dan Pembangunan Kelurahan Kandang Panjang, Ungguh Hendriyatmo sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Tirto, serta Titi Tri Nurhaju sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pekalongan Timur.

Untuk jabatan fungsional, Wardhani dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Sementara di sektor pendidikan, sejumlah guru mendapatkan alih tugas maupun penugasan sebagai kepala sekolah. Mereka di antaranya Walinah sebagai Kepala SDN Degayu 01, Hikmarullaila sebagai Kepala SDN Kuripan Kidul 02, Achmad Sugeng, S.Pd. sebagai Kepala SDN Kuripan 01, Iwan Oktavianto sebagai Kepala SDN Kramatsari 01, Desi Aryanti sebagai Kepala SMP Negeri 1, Musriyatun sebagai Kepala SMP Negeri 14, Siti Hanifah sebagai Kepala SDN Medono 08, serta Suyanto sebagai Kepala SDN Sapuro 05.

Dalam kesempatan tersebut, Feri Septiawan juga mengikuti pengambilan sumpah sebagai PNS, sedangkan penyerahan SK CPNS diberikan kepada Bagas Adi Purwanto dan Faiq Syafrie Bachtiar.

“Melalui penataan dan pengisian jabatan ini, kami berharap seluruh aparatur dapat semakin memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *