LSM Robin Hood 23 Kirim Surat ke Kapolri, 12 Tembusan ke Pemerintah Pusat soal Keamanan Pekalongan

LSM Robin Hood 23 Kirim Surat ke Kapolri, 12 Tembusan ke Pemerintah Pusat soal Keamanan Pekalongan
LSM Robin Hood 23 Kota Pekalongan mengirimkan surat pengaduan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,Kamis (10/09/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – LSM Robin Hood 23 Kota Pekalongan mengirimkan surat pengaduan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., terkait kondisi keamanan di Kota Pekalongan.

Surat tersebut dikirim pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam surat itu, LSM Robin Hood 23 menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat terkait maraknya tawuran, geng motor, pengeroyokan hingga dugaan penjarahan.

Bacaan Lainnya

Ketua LSM Robin Hood 23 Kota Pekalongan, M. Arif, mengatakan surat tersebut juga ditembuskan kepada 12 pihak di pemerintah pusat serta Polda Jawa Tengah.

“Kami menyampaikan keluhan masyarakat terkait kondisi keamanan di Kota Pekalongan. Surat ini kami tujukan kepada Kapolri dan kami tembuskan kepada 12 pihak di pemerintah pusat,” kata Arif, Kamis (10/9/2026).

Arif berharap pengaduan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan jajaran kepolisian. Ia juga meminta adanya langkah konkret untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami berharap ada perhatian dan langkah konkret dari pihak terkait. Masyarakat membutuhkan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

LSM Robin Hood 23 juga berharap aparat dapat melakukan pencegahan serta penindakan sesuai hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam aksi yang meresahkan masyarakat.

Sebelumnya Dua orang remaja ditemukan warga dalam kondisi mengalami luka parah di sekitar Jembatan Setembok, Krapyak Lor, Kota Pekalongan. Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Budi Rahayu untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9) malam. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada kedua korban. Sementara itu, sekelompok remaja yang diduga mengejar korban disebut langsung melarikan diri dari lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *