PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan kian diminati masyarakat sebagai ruang belajar, membaca, sekaligus rekreasi edukatif bersama keluarga. Tren kunjungan yang terus meningkat menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat memanfaatkan perpustakaan untuk memperluas wawasan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinarpus) Kota Pekalongan, Ghufron Faza baru-baru ini. Berdasarkan data, ia menyebutkan jumlah kunjungan sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 79.099 orang. Angka tersebut kembali bertambah sebanyak 12.819 kunjungan pada Juli dan 13.858 kunjungan pada Agustus, sehingga total kunjungan hingga Agustus mencapai 105.776 orang.
Ia melihat, peningkatan tersebut menjadi sinyal positif atas tumbuhnya ketertarikan masyarakat terhadap layanan perpustakaan. Bahkan, momentum libur turut dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung.
“Alhamdulillah progresnya selalu naik. Ketertarikan masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan daerah sangat baik dan trennya terus meningkat,” ujarnya.
Untuk menjaga akses masyarakat, Dinarpus tetap membuka layanan pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu hingga pukul 12.00 WIB. Selain koleksi bacaan, keberadaan playground juga menjadi salah satu daya tarik, khususnya bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.
Fasilitas tersebut memungkinkan anak-anak usia di bawah lima tahun bermain, sementara orang tua dapat memanfaatkan waktu untuk membaca dan menambah pengetahuan.
“Rata-rata kunjungan harian sekitar 500 orang. Kalau ada kunjungan anak-anak sekolah, dalam sehari bisa bertambah sekitar 50 sampai 100 orang,” sambungnya.
Tingginya kunjungan tersebut menjadi motivasi Dinarpus untuk terus menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif, nyaman, dan ramah keluarga, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang tumbuhnya budaya literasi masyarakat Kota Pekalongan.





