PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Warga GTA Griya Tirto Asri, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan layanan air PDAM yang disebut tidak mengalir pada siang hingga sore hari selama sekitar sepekan.
Keluhan tersebut disampaikan seorang ibu rumah tangga berinisial IT (38). Ia mengatakan air PDAM di wilayahnya hanya mengalir pada malam hingga dini hari.
“Sudah seminggu air tidak keluar dari sekitar pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Setiap hari air baru keluar sekitar pukul 23.00 sampai 05.00 WIB,” kata IT.Selasa (25/08/26).
Menurut IT, kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga mempertanyakan pelayanan PDAM Kabupaten Pekalongan karena pelanggan tetap membayar tagihan secara lancar.
“Kalau telat bayar, langsung ditutup dan ditegur. Air PDAM kan kami bayar lancar. Uangnya untuk apa, perbaikannya bagaimana?” ujarnya.
IT berharap pihak PDAM Kabupaten Pekalongan segera memberikan penjelasan mengenai penyebab distribusi air yang tidak lancar sekaligus melakukan perbaikan.
Terpisah, Ketua Bintang Adhyaksa, DK (43), meminta PDAM Kabupaten Pekalongan segera turun tangan mengecek kondisi distribusi air di wilayah tersebut.
“Saya berharap PDAM Kabupaten Pekalongan melakukan pengecekan. Saya juga berharap Plt Bupati Sukirman melihat kinerja PDAM Kabupaten Pekalongan,” kata DK.
DK juga menyampaikan adanya permintaan agar aparat penegak hukum melakukan pengawasan terhadap pengelolaan PDAM. Ia meminta dugaan korupsi, jika memang terdapat indikasi dan bukti, ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.
“Saya berharap Kejaksaan Kabupaten mengusut dugaan korupsi di tubuh PDAM Kabupaten Pekalongan. Air berminggu-minggu tidak keluar, tetapi pembayaran pelanggan lancar,” ujarnya.
Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan dari pihak PDAM Kabupaten Pekalongan mengenai penyebab air tidak mengalir pada jam tertentu maupun langkah penanganan yang dilakukan.




