Malam Mencekam, Rumah Mantan Pejabat Diduga Dijarah Puluhan Orang, Kuasa Hukum Lapor Polisi

Malam Mencekam, Rumah Mantan Pejabat Diduga Dijarah Puluhan Orang, Kuasa Hukum Lapor Polisi
Kuasa hukum didik pramono.S.H melaporkan kepihak kepolisian.Minggu (09/08/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Sebuah rumah di kompleks Perumahan Binagriya, Jalan Pesona 2, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, diduga digeruduk dan dijarah puluhan orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Rumah tersebut diketahui milik almarhum Sugiyatmo, mantan pejabat teras Kabupaten Batang. Saat ini rumah dihuni oleh anak kandung, menantu, serta cucunya.

Bacaan Lainnya

Akibat kejadian itu, sejumlah barang dan surat berharga milik keluarga diduga hilang. Kondisi rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan.Minggu (09/08/26).

Satrio Ademia, salah satu penghuni rumah, mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di Kendal bersama keluarga. Informasi mengenai rumahnya didatangi puluhan orang justru diperoleh dari tetangga.

“Informasi dari tetangga, ada puluhan orang datang ke rumah sekitar pukul 21.00 sampai 23.00 WIB. Mereka membawa barang-barang menggunakan kendaraan Tossa,” kata Satrio.

Menurut Satrio, persoalan tersebut semakin serius karena dirinya dan keluarganya mengaku mendapat ancaman pembunuhan.

“Ancaman yang kami terima, satu keluarga akan dibunuh. Karena adanya ancaman tersebut, kami sekeluarga tidak berani pulang ke rumah,” ujarnya.

Merasa keselamatannya terancam, keluarga Satrio kemudian meminta pendampingan hukum kepada Kantor Hukum Didik Pramono S.H. & Partners. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan keluarga dapat kembali ke rumah dengan aman sekaligus melaporkan dugaan tindak pidana kepada kepolisian.

Pengacara Didik Pramono S.H. mengatakan pihak keluarga mendatangi kantornya pada Minggu (9/8) sekitar pukul 17.30 WIB untuk meminta pendampingan hukum.

“Setelah mendapatkan laporan dari keluarga, saya langsung menghubungi kepolisian melalui 110 Polres Pekalongan Kota. Responsnya sangat cepat. Sekitar lima menit kemudian anggota kepolisian sudah datang ke lokasi,” kata Didik.

Didik menyebut pihaknya melaporkan sejumlah dugaan tindak pidana, mulai dari dugaan penjarahan, memasuki pekarangan atau rumah orang lain tanpa izin, hingga dugaan intimidasi dan ancaman terhadap keluarga penghuni rumah.

“Yang kami laporkan adalah dugaan penjarahan, dugaan masuk pekarangan orang lain dan dugaan intimidasi. Kami juga meminta agar dugaan ancaman terhadap keluarga ini ditindaklanjuti secara serius,” tegas Didik.

Polisi Olah TKP dan Periksa CCTV

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Pekalongan Kota mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga memeriksa yang berada di sekitar lokasi. diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas orang-orang yang diduga mendatangi rumah dan membawa sejumlah barang.Perkara tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polres Pekalongan Kota bersama Satreskrim Polsek pekalongan barat.

Didik berharap kepolisian mengusut tuntas dugaan penjarahan dan ancaman tersebut, termasuk menelusuri siapa saja yang berada di lokasi serta ke mana barang-barang yang diduga diambil dibawa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Pekalongan Kota, Koramil, Satpol PP, Bapak Camat, Bapak Lurah Pringrejo, serta teman-teman media yang telah membantu. Kami berharap Polres Pekalongan Kota mengusut kasus ini secara terang dan tuntas,” ujar Didik.

Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa CCTV, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *