PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 21 pasangan resmi melangsungkan pernikahan melalui kegiatan Nikah Maulid 2026 yang digelar di Gedung Kanzus Shalawat Kota Pekalongan, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan kemudahan bagi pasangan untuk memperoleh pencatatan pernikahan secara resmi.
Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Jaelani, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pasangan yang mengikuti Nikah Maulid 2026. Para peserta berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang dengan rentang usia mulai 19 hingga 55 tahun.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan semua menjadi harapan yang terbaik bagi kita semuanya agar kelak mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, bahagia dunia dan akhirat,” ujar Jaelani.
Menurutnya, seluruh pelaksanaan Nikah Maulid 2026 diberikan secara gratis. Para pasangan juga mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung, antara lain mahar, pakaian, dan tali asih.
“Gratis, semuanya gratis dan semuanya menjadi komitmen bersama sehingga menjadi kebaikan bagi kita semuanya,” katanya.
Jaelani berharap kegiatan tersebut dapat membantu pasangan memperoleh pernikahan yang sah secara agama sekaligus tercatat dalam administrasi negara. Dengan pencatatan resmi, pasangan memiliki dasar administrasi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Harapan ke depannya agar pernikahan menjadi legal, tercatat, di samping diakui sebagai bagian dari administrasi negara, juga diakui sebagai masyarakat pada umumnya. Seluruh pasangan semoga dapat membangun rumah tangga yang harmonis serta menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,”harapnya.
Salah satu pasangan yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Andre, (24), warga Panjangbaru, Kecamatan Pekalongan Utara, yang menikahi Mela Rani, (19). Bagi Andre, Nikah Maulid 2026 menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya ia melangsungkan pernikahan secara resmi.
Andre mengaku telah lama memiliki niat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ia pun merasa bahagia karena akhirnya dapat mengawali kehidupan baru bersama istrinya melalui prosesi pernikahan yang tercatat secara resmi.
“Senang, memang sudah niat sudah lama ikut ini,” kata Andre.
Andre juga menyampaikan bahwa dirinya dan Mela Rani belum pernah melangsungkan pernikahan sebelumnya, termasuk pernikahan siri“Belum pernah nikah juga, baru ini,” tukasnya.
Sebagai informasi, Nikah Maulid 2026 mempertemukan pasangan dari berbagai usia dan daerah. Dengan usia peserta mulai 19 hingga 55 tahun, seluruh pasangan mengikuti prosesi yang sama dengan harapan dapat membangun keluarga yang lebih tertata secara agama maupun administrasi.





