PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Gelaran Kirab Merah Putih Kanzus Sholawat Kota Pekalongan kembali berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Maulid Kanzus Sholawat ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, umaro, TNI, Polri, pemerintah, hingga masyarakat.
Tahun ini, kirab mengambil titik pemberangkatan dari Masjid Besar Tholabuddin, Desa Masin, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang dan berakhir di Pendopo Alun-Alun Kota Pekalongan. Hampir 500 peserta turut ambil bagian dengan mengarak sekitar 300 bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 12 kilometer.
Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Kirab ini melibatkan ulama, umaro, TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat. Kita ingin menunjukkan bahwa kalau kita bersatu, insyaallah kita lebih kuat dan tidak mudah dipecah belah,” ujar Aaf usai kegiatan di Pendopo Alun-Alun Kota Pekalongan, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut juga memiliki nilai sejarah yang penting untuk terus dikenalkan, khususnya kepada generasi muda. Keterlibatan pemuda, anggota Pramuka, anak-anak, dan masyarakat dalam kirab diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman terhadap sejarah sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan agar tetap lestari.
“Semua ada sejarahnya, semua ada tujuannya. Insyaallah semua tujuannya baik. Ini perlu kita pelihara supaya anak-anak dan generasi muda juga mengerti sejarah dan sejarah ini tidak hilang,” jelasnya.
Ia berharap semangat persatuan yang ditunjukkan melalui Kirab Merah Putih dapat terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga kebersamaan antara ulama, umaro, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat.
“Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga persatuan serta membangun Kota Pekalongan,”tukasnya.





