Warga Graha Tirto Asri Mengaku Geram, Air PDAM Bikin Gatal dan Berkerak dan Hanya Mengalir Malam Hari

Warga Graha Tirto Asri Mengaku Geram, Air PDAM Bikin Gatal dan Berkerak dan Hanya Mengalir Malam Hari
Air pdam berkerak dan gatal.Minggu (27/07/26).

PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Keluhan terhadap kualitas layanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pekalongan kembali mencuat. Warga Perumahan Graha Tirto Asri, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tirto, mengeluhkan kualitas air yang dinilai tidak layak serta distribusi air yang tidak berjalan normal.

Salah seorang warga, Didik Pramono, S.H., Ketua Bintang Adhyaksa yang juga Advokat, mendesak manajemen PDAM Kabupaten Pekalongan segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas air yang disalurkan ke rumah-rumah pelanggan. Menurutnya, persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Didik mengungkapkan, air PDAM yang diterima warga diduga menyebabkan rasa gatal pada kulit setelah digunakan untuk mandi maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain itu, air juga meninggalkan kerak yang sulit dibersihkan pada berbagai peralatan rumah tangga.

“Airnya bikin gatal dan berkerak. Pisau dan keran cepat berkarat. Setiap hari dibersihkan tetap berkerak dan sangat sulit hilang. Bayar PDAM mahal, tapi pelayanannya justru sangat buruk,” ujar Didik, Minggu (26/7/2026).

Tak hanya mempersoalkan kualitas air, Didik juga menyoroti distribusi air yang dinilai jauh dari harapan pelanggan. Ia mengatakan, aliran air baru mengalir pada malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB. Kondisi tersebut memaksa warga mengandalkan air tampungan sejak pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Air baru jalan kalau malam di atas jam 21.00. Dari pagi sampai malam kami terpaksa memakai air tampungan. Saya berharap Direktur PDAM Kabupaten Pekalongan segera turun mengecek kondisi ini,” katanya.

Menurut Didik, dirinya telah berupaya menyampaikan keluhan kepada petugas lapangan PDAM dan meminta adanya penanganan. Namun hingga saat ini, ia mengaku belum menerima respons maupun tindak lanjut yang dianggap memadai.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyikapi persoalan tersebut, Didik menyatakan akan segera mengajukan audiensi dengan pihak PDAM Kabupaten Pekalongan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan. Audiensi itu diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret atas keluhan masyarakat terkait kualitas dan distribusi air bersih.

Ia juga menegaskan, apabila dari hasil penelusuran ditemukan adanya dugaan kelalaian atau pelanggaran dalam penyelenggaraan layanan air bersih, pihaknya akan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Secepatnya kami akan audiensi dengan PDAM dan Plt Bupati Pekalongan. Kalau nanti ada temuan, kami akan laporkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Kabupaten Pekalongan terkait keluhan warga mengenai kualitas maupun distribusi air bersih di Perumahan Graha Tirto Asri. Masyarakat berharap pihak PDAM segera melakukan pemeriksaan lapangan, memberikan penjelasan kepada pelanggan, serta mengambil langkah perbaikan agar pelayanan air bersih dapat kembali berjalan secara optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *