PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN, – Organisasi masyarakat (ormas) Bahurekso Bangkit resmi mendeklarasikan diri di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan, dengan mengusung program pemberdayaan anggota dan kegiatan sosial sebagai fokus utama organisasi.
Deklarasi yang digelar pada minggu itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Pekalongan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perwakilan organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat di Kota Pekalongan.Dalam kesempatan tersebut, Horison terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Bahurekso Bangkit bersama jajaran pengurus baru.
Horison mengatakan, organisasinya ingin menghadirkan citra ormas yang mengedepankan sikap santun, taat aturan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin Bahurekso menjadi organisasi yang resmi, santun, tidak arogan, dan lepas dari premanisme. Yang terpenting adalah memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat,” kata Horison.Minggu (14/06/26).
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bahurekso Bangkit telah menyiapkan sejumlah program sosial dan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui kerja sama dengan food bank untuk menyalurkan makanan berlebih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, organisasi tersebut juga berencana menggelar pelatihan keterampilan bagi anggota. Program pelatihan mencukur rambut menjadi salah satu kegiatan awal yang akan dilaksanakan, lengkap dengan dukungan peralatan usaha bagi peserta.
Menurut Horison, pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota.
Ia menegaskan, penggunaan kata “Bangkit” dalam nama organisasi bukan dimaksudkan untuk membentuk kelompok baru yang berseberangan dengan pihak lain. Istilah tersebut, kata dia, mencerminkan semangat perbaikan dan pembenahan organisasi dari dalam.”Bangkit artinya ada yang perlu dibenahi dan diperbaiki agar menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Horison menjelaskan, sebagian besar anggota Bahurekso Bangkit merupakan anggota lama yang ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan serta nilai-nilai positif yang pernah dirasakan saat organisasi berdiri pada masa awal.
Saat ini, jumlah anggota aktif dibatasi sekitar 100 orang sebagai tahap awal konsolidasi organisasi. Ke depan, berbagai kegiatan akan difokuskan pada bidang sosial kemasyarakatan, peningkatan keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi anggota.
Horison juga menegaskan bahwa Bahurekso Bangkit tidak memandang organisasi lain sebagai kompetitor.”Semua organisasi punya tujuan baik masing-masing. Kami ingin berlomba dalam kebaikan dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” kata dia.
Melalui berbagai program yang disiapkan, Bahurekso Bangkit berharap dapat menjadi wadah yang tidak hanya berperan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan keterampilan, kepedulian sosial, dan peningkatan kesejahteraan anggotanya.






