PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Pelaksanaan Sholat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan Mataram berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah, Rabu pagi (27/5/2026).
Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan sholat Iduladha tersebut yakni Ustadz Hanafi Al Hafidz, sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan, R. Antono.
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Sholat Iduladha tahun ini. Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi dan suasana kebersamaan begitu terasa di Lapangan Mataram.
“Alhamdulillah, Sholat Iduladha sudah terlaksana dengan baik. Tahun ini Iduladha bisa dilaksanakan bersama-sama dan terpantau ramai di Lapangan Mataram,” ujarnya.
Ia menambahkan, pesan yang disampaikan khotib mengenai keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa setiap orang membutuhkan pengorbanan dalam hidupnya.
“Seperti yang disampaikan khotib, Iduladha dimulai dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Semua membutuhkan pengorbanan. Kita juga harus berkorban, tidak hanya berbentuk hewan kurban, tetapi juga pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran agar bisa bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Aaf mengungkapkan bahwa semangat masyarakat dalam berkurban pada tahun ini tetap tinggi meskipun kondisi ekonomi masih menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan pantauan pemerintah, jumlah masyarakat yang berkurban tidak mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
“Terpantau tidak ada jumlah yang berkurang dari masyarakat yang berkurban. Penjualan hewan kurban juga masih stabil seperti tahun kemarin. Walaupun situasi ekonomi saat ini sebagian masyarakat masih sulit, ternyata hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap berusaha berkurban,” ungkapnya.
Pada momentum Iduladha tahun ini, Pemerintah Kota Pekalongan melalui program ASN Berbagi juga menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat serta sejumlah masjid dan mushola.
“Alhamdulillah, melalui ASN Berbagi kemarin kita mendapatkan 6 ekor sapi dan 27 ekor kambing untuk disalurkan kepada masyarakat maupun masjid dan mushola,” tandasnya.
Selain itu, Kota Pekalongan juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi dengan bobot sekitar 1.030 kilogram. Hewan kurban tersebut ditempatkan di Masjid Jami Kauman untuk selanjutnya disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Momentum Iduladha ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk ibadah ritual semata, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat





