PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha terus dilakukan melalui inovasi berbasis teknologi. Kali ini, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) bersinergi dengan Dekranasda Kota Pekalongan dan Rumah BUMN Telkom Pekalongan menyelenggarakan pelatihan pemberdayaan UMKM dengan fokus pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), berlangsung di Aula Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Rabu (22/4/2026).
Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengungkapkan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya selaku Ketua Dekranasda Kota Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Dindagkop-UKM dan Rumah BUMN Telkom Kota Pekalongan yang telah bersinergi menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan AI untuk foto produk UMKM,” ungkapnya.
Pelatihan ini diikuti oleh UMKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kreativitas pelaku usaha, khususnya dalam menampilkan produk di media sosial maupun marketplace agar lebih menarik dan profesional.
Menurutnya, kehadiran teknologi AI memberikan solusi praktis bagi pelaku UMKM, terutama dalam mengatasi keterbatasan modal.
“Dengan adanya AI, pelaku UMKM tidak perlu lagi membeli kamera mahal atau menyewa model dengan biaya tinggi. Kini, mereka bisa menentukan konsep, model, hingga visual produk secara mandiri,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian pelaku UMKM sebenarnya telah mulai memanfaatkan AI dalam kegiatan pemasaran, namun melalui pelatihan ini diharapkan penggunaan teknologi tersebut dapat lebih optimal dan terarah.
“Pemanfaatan AI ini sangat bagus karena tidak membutuhkan modal besar, tetapi hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan saat ini jumlah UMKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan mencapai sekitar 180 pelaku usaha. Namun, pelatihan kali ini diikuti oleh 30 peserta karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
“Memang pelatihan ini dilakukan bertahap, mengingat keterbatasan anggaran dari Dindagkop. Namun, Alhamdulillah kami tetap bisa melaksanakan kegiatan melalui kolaborasi dengan Rumah BUMN Telkom,” sambungnya.
Sementara itu, fasilitator Rumah BUMN Telkom Pekalongan, Delisia, mengatakan bahwa materi pelatihan difokuskan pada pemanfaatan AI untuk meningkatkan kualitas visual produk.
“Hari ini materi lebih kepada penggunaan AI untuk foto produk dan desain produk, sehingga pelaku UMKM dapat menghasilkan konten yang lebih menarik,” katanya.
Ia menerangkan bahwa Rumah BUMN Telkom menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi UMKM, termasuk ruang foto produk yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha.
“Selain itu, kami juga terus mendampingi pelaku UMKM dalam proses digitalisasi usaha. Mengingat sebagian besar pelaku UMKM sudah berusia lanjut, kami memberikan pendampingan secara berkelanjutan, termasuk melalui platform website Telkom yang menyediakan tutorial lengkap,” terangnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kota Pekalongan dapat mengikuti perkembangan teknologi dan mampu meningkatkan daya saing produknya di pasar digital, sehingga dapat naik kelas dan berkembang lebih pesat.





