Cegah Penularan HIV, Rutan Pekalongan Ambil Logistik Kesehatan ke Dinkes

Cegah Penularan HIV, Rutan Pekalongan Ambil Logistik Kesehatan ke Dinkes
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat upaya pengendalian dan pencegahan penularan HIV.Rabu (28/10/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat upaya pengendalian dan pencegahan penularan HIV melalui peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah yang dilakukan yakni memastikan ketersediaan logistik kesehatan dan obat-obatan untuk mendukung pengobatan rutin warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengambilan bantuan logistik kesehatan oleh Klinik Pratama Rutan Pekalongan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh perawat Rutan Pekalongan, Yuli Triono, bersama dua peserta MagangHub.

Yuli menyampaikan bahwa, adapun bantuan yang diambil meliputi reagen pemeriksaan HIV dan sifilis, obat Antiretroviral (ARV), vitamin B6, alkohol swab, sarung tangan medis (handscoon), masker medis, serta masker N95.

“Ketersediaan logistik tersebut ditujukan untuk menunjang pemeriksaan, pencegahan infeksi, dan pengobatan rutin bagi lima warga binaan yang terdiagnosis HIV positif,”kata Yuli.

Melalui dukungan logistik kesehatan tersebut, ia menegaskan, Klinik Pratama Rutan Pekalongan berupaya memastikan kesinambungan pengobatan bagi warga binaan sesuai kebutuhan dan prosedur medis. Ketersediaan obat ARV menjadi bagian penting dalam mendukung pengobatan HIV, sedangkan perlengkapan medis lainnya menunjang pelaksanaan pelayanan kesehatan yang aman dan sesuai standar.

Menurut Yuli, dukungan Dinkes Kota Pekalongan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

“Sinergi dan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan sangat krusial dalam mendukung pengendalian infeksi menular dan menjaga standar layanan kesehatan di Klinik Pratama Rutan Pekalongan,� ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

“Ketersediaan obat dan logistik kesehatan perlu dijaga secara berkelanjutan agar warga binaan yang membutuhkan dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai standar medis,” jelas Puji.

Lanjutnya, sinergi antara Dinas Kesehatan dan Rutan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pengendalian HIV sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang aman, tepat, dan berkesinambungan.

Ia berharap, melalui kerja sama yang berkelanjutan, Rutan Kelas IIA Pekalongan dan Dinkes Kota Pekalongan dapat terus memperkuat pemenuhan kebutuhan medis serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

“Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen dalam menghadirkan layanan yang profesional, responsif, dan humanis, dengan tetap mengedepankan kerahasiaan serta penghormatan terhadap hak setiap warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan,”tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *