PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Sebagai upaya untuk memperluas jangkauan kegiatan literasi kepada masyarakat, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Dimurti berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan membekali pegiat literasi dengan keterampilan pengelolaan media sosial dan pembuatan konten digital, berlangsung di Ruang Informatics Learning Center Dinkominfo, Senin (27/7/2026).
Pengelola TBM Dimurti, Sri Widiati menuturkan, perkembangan era digital menuntut para pegiat literasi untuk memiliki kemampuan memanfaatkan media digital. Ia melihat banyak kegiatan literasi yang selama ini telah dilakukan, namun belum terdokumentasi dan dipublikasikan secara optimal karena keterbatasan kemampuan dalam pengelolaan media sosial.
“Kalau pegiat literasi tidak mengikuti perkembangan digitalisasi, tentu akan tertinggal. Padahal mereka memiliki banyak kegiatan yang selama ini belum diunggah ke media sosial. Harapannya setelah pelatihan ini peserta mampu membuat dan mengunggah konten kegiatan di lembaga masing-masing sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tuturnya.
Ia menyebutkan, pelatihan tersebut diikuti 25 peserta yang berasal dari sekolah, TBM, puskesmas, dan pegiat literasi. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara gratis dengan dukungan bantuan transportasi. Sementara pada hari berikutnya akan dilanjutkan pelatihan penulisan naskah film yang diikuti 20 peserta.
Lebih lanjut, ia berharap peserta dari berbagai unsur tersebut mampu mendorong publikasi aktivitas literasi sekaligus mendukung peningkatan indeks literasi di Kota Pekalongan.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Persandian Dinkominfo Kota Pekalongan, Kusuma Adi Achmad menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat. Menurutnya, literasi, baik digital, baca tulis, maupun bentuk literasi lainnya, merupakan bekal penting bagi masyarakat dalam mengelola berbagai sumber pengetahuan.
Pada pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan media sosial, teknik copywriting, teknik pengambilan foto dan video, hingga pengolahan video menggunakan platform berbasis perangkat seluler agar mampu menghasilkan konten yang menarik dan informatif.
Ia berharap kegiatan serupa dapat diinisiasi oleh lebih banyak Taman Bacaan Masyarakat melalui kolaborasi antarkomunitas maupun bersama Pemerintah Kota Pekalongan. Dengan demikian, gerakan literasi dapat semakin berkembang dan menjangkau masyarakat secara lebih luas melalui pemanfaatan media digital.





