TMMD Sengkuyung II 2026 Rampung 100 Persen, Warga Noyontaansari Nikmati Jalan Baru

TMMD Sengkuyung II 2026 Rampung 100 Persen, Warga Noyontaansari Nikmati Jalan Baru
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan resmi ditutup, Kamis (21/5/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN  – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan resmi ditutup, Kamis (21/5/2026). Program yang berlangsung selama satu bulan tersebut berhasil menyelesaikan sasaran fisik berupa pengaspalan jalan lingkungan sepanjang 219 meter dengan lebar 5 meter yang kini sudah mulus dan nyaman dilalui masyarakat.

Upacara penutupan TMMD berlangsung di halaman SMP Negeri 5 Kota Pekalongan dan dihadiri jajaran Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Mewakili Wali Kota Aaf, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat Kelurahan Noyontaansari.

“Alhamdulillah kali ini dilaksanakan penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kota Pekalongan, dimana salah satu pekerjaannya adalah pengaspalan jalan di RT 02 RW 06 Kelurahan Noyontaansari. Sekaligus pada kesempatan ini kita menyerahkan hasil pekerjaan tersebut kepada warga supaya bisa dimanfaatkan dan dipelihara untuk kedepannya,”ucapnya usai kegiatan upacara penutupan.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI Kodim 0710/Pekalongan yang telah bersinergi bersama Pemerintah Kota Pekalongan dan masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Pekalongan kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Kodim 0710/Pekalongan yang sudah bersama-sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan pekerjaan pengaspalan ini. Kami berharap kerjasama ini terus berlangsung pada TMMD tahap berikutnya, baik tahun ini maupun tahun-tahun mendatang,”tuturnya.

Menurut Budi, keberadaan jalan yang kini lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut agar lebih awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Harapannya masyarakat bisa ikut berpartisipasi memelihara jalan ini supaya lebih awet. Selain itu juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan, terutama bagi anak-anak sekolah maupun pengguna jalan lainnya,”imbuhnya.

Sementara itu, Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Inf. Nurohmat menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 telah selesai 100 persen sesuai target yang ditentukan.

Ia menyebutkan, program tersebut berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan fokus pada pembangunan fisik dan nonfisik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan TMMD kali ini berlokasi di Kelurahan Noyontaansari sudah rampung 100 persen. Sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pengaspalan jalan sepanjang 219 meter dengan lebar 5 meter,”terangnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang sebelumnya hanya mendapat tambal sulam kini berubah menjadi lebih baik dan representatif.

“Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, meningkatkan mobilitas ekonomi, serta menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat setempat,”ucapnya.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pengolahan sampah, digital marketing, penanggulangan bencana, hingga perilaku hidup bersih dan sehat.

“Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi tantangan modern,”jelasnya.

Dari sisi pendanaan, kegiatan TMMD ini didukung oleh APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp213.250.000 dan APBD Kota Pekalongan sebesar Rp36.000.000 dengan total anggaran mencapai Rp249.250.000.

Kasdim Nurohmat berharap semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD dapat terus terjaga dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

“TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 ini menjadi bukti nyata kolaborasi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah,”tegasnya.

Kebahagiaan atas rampungnya pembangunan jalan juga dirasakan langsung oleh warga setempat. Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Noyontaansari, Sutarno mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah dan TNI melalui program TMMD tersebut.

“Atas nama warga, kami sangat-sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya. Selama saya tinggal di Kalibanger, Noyontaansari sejak tahun 1993, belum pernah ada pembangunan aspal seperti ini. Ini luar biasa bagi warga,”ungkapnya haru.

Ia mengatakan, sebelumnya kondisi jalan hanya mendapat perawatan berupa tambal sulam sehingga kurang nyaman dilalui. Namun kini kualitas jalan dinilai jauh lebih baik dan menyerupai jalan utama.

“Dulu paling hanya tambal-menambal saja. Sekarang kualitasnya luar biasa, seperti aspal jalan raya. Makanya warga sangat bersyukur dan berterima kasih,”katanya.

Sutarno menambahkan, warga bersama TNI selama pelaksanaan TMMD juga terjalin sangat kompak dan guyub. Semangat kebersamaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat.

“Alhamdulillah setiap hari dari Koramil dan Kodin datang dan kita manunggal bersama warga. Karena memang TMMD itu manunggal dengan rakyat. Apa pun kita kerjakan bersama-sama,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *