PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Memasuki usia ke-17 tahun pada 2026, RSUD Bendan Kota Pekalongan terus berupaya melakukan inovasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi terbaru yang resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-17 RSUD Bendan adalah Inovasi CERMIN, sebuah platform evaluasi pelayanan berbasis pasien yang diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan rumah sakit secara berkelanjutan.
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, didampingi Direktur RSUD Bendan Kota Pekalongan, dr. Dwi Heri Wibawa, dalam kegiatan apel dan ramah tamah HUT ke-17 RSUD Bendan yang berlangsung di Aula RSUD Bendan setempat, Kamis (21/5/2026).
Direktur RSUD Bendan, dr. Dwi Heri Wibawa menjelaskan bahwa CERMIN merupakan singkatan dari Catatan, Evaluasi, Review Manajemen Informasi Pasien. Inovasi ini dirancang sebagai media komunikasi dua arah antara pasien dengan manajemen rumah sakit, khususnya untuk pasien rawat inap.
Menurutnya, melalui inovasi tersebut pasien dapat lebih mudah menyampaikan pengalaman pelayanan yang mereka rasakan selama menjalani perawatan di rumah sakit, baik berupa masukan, kritik, saran, hingga keluhan yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak manajemen.
“CERMIN ini merupakan catatan evaluasi dan review manajemen informasi pasien. Jadi setiap pasien yang datang ke sini, utamanya pasien rawat inap, nantinya dapat mengisi aplikasi terkait apa yang mereka rasakan selama mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” terang dr. Dwi Heri.
Ia menambahkan, kehadiran inovasi tersebut menjadi langkah nyata rumah sakit dalam membangun budaya pelayanan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kalau ada masukan, keluhan, atau komplain, semuanya bisa disampaikan melalui aplikasi ini dan menjadi bahan evaluasi bagi kami. Ini mempermudah pasien dalam menyampaikan apa yang mereka rasakan, sekaligus mempermudah pihak manajemen untuk mengetahui harapan pasien selama dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan setiap masukan yang masuk melalui inovasi CERMIN tidak hanya berhenti sebagai data administrasi, melainkan akan ditindaklanjuti secara serius demi perbaikan pelayanan ke depan.
“Tujuan akhirnya tentu bagaimana RSUD Bendan bisa terus meningkatkan kualitas layanan, memberikan kenyamanan, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin humanis dan profesional,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan RSUD Bendan di momentum hari jadinya yang ke-17. Menurutnya, transformasi pelayanan kesehatan saat ini harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Wali Kota Aaf menilai, inovasi CERMIN menjadi salah satu bentuk komitmen RSUD Bendan dalam membangun pelayanan publik yang transparan, terbuka terhadap evaluasi, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan RSUD Bendan. CERMIN ini sangat baik karena memberikan ruang bagi pasien untuk menyampaikan pengalaman pelayanan secara langsung. Dengan begitu, rumah sakit dapat mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan apa yang harus dipertahankan,” ujar Aaf.
Ia berharap, inovasi tersebut mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah daerah sekaligus mendorong seluruh jajaran rumah sakit untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kekompakan dalam bekerja.
Lanjutnya, di usia 17 tahun ini menjadi momentum bagi RSUD Bendan untuk terus berbenah, meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat solidaritas internal, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Pekalongan.
“Melalui inovasi CERMIN, kami harapkan RSUD Bendan terus berkembang menjadi rumah sakit yang adaptif, modern, dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Dengan melibatkan pasien secara langsung dalam proses evaluasi pelayanan, diharapkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Bendan akan semakin meningkat dari waktu ke waktu,”pungkasnya.





