Kompor Pemanas Lilin Ditinggal, Rumah dan Produksi Batik di Pekalongan Terbakar

Kompor Pemanas Lilin Ditinggal, Rumah dan Produksi Batik di Pekalongan Terbakar
Rumah dan Produksi Batik di Pekalongan Terbakar.Selasa (15/09/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran menjadi hal penting bagi pelaku usaha batik, terutama dalam aktivitas pemanasan lilin. Hal ini disampaikan Damkar Satpol PP Kota Pekalongan menyusul kebakaran yang melanda rumah sekaligus tempat produksi batik milik Ahmad Rifkha (62) di Kelurahan Banyurip Ageng RT 008 RW 003, Kecamatan Pekalongan Selatan, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Komandan Regu (Danru) 1 Damkarmat Satpol PP Kota Pekalongan, Yudha Wijaya Ardiyanto, menjelaskan kebakaran diduga bermula saat wajan pemanas lilin batik ditinggalkan dalam kondisi api masih menyala ketika jam istirahat karyawan. Api kemudian membesar hingga menyebabkan bangunan mengalami kerusakan sekitar 70–80 persen.

Bacaan Lainnya

“Petugas bersama unsur terkait bergerak melakukan penanganan dengan mengerahkan tiga armada gabungan, yakni Damkarmat berkapasitas 3.000 liter, BPBD 5.000 liter, dan TNI 4.000 liter. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dan dilanjutkan dengan pendinginan,”ucapnya.

Yudha menerangkan, dalam kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Ia mengimbau para pelaku usaha batik untuk meningkatkan kewaspadaan dan melengkapi tempat usaha dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

“Kami mengimbau para pengusaha batik agar menyediakan APAR di tempat usaha. Pastikan kompor pemanas lilin sudah benar-benar padam saat hendak ditinggal istirahat,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan agar aktivitas yang menggunakan sumber api tidak ditinggalkan begitu saja, meskipun api terlihat kecil.

“Langkah sederhana seperti memastikan kompor padam dan menyediakan APAR dapat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran meluas,”tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *