PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Aktivitas yang berlangsung pada dini hari di sebuah lokasi di Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memunculkan tanda tanya. Di lokasi tersebut ditemukan puluhan wadah berupa galon air mineral yang diduga digunakan untuk menampung BBM jenis solar.
Pemantauan dilakukan pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 01.20 WIB, menyusul adanya informasi mengenai dugaan aktivitas penampungan solar di kawasan tersebut.
Lokasi yang dipantau disebut berada di pangkalan truk, tepat di depan atau seberang SPBU Siwalan, serta berada di sebelah timur Kantor Kecamatan Siwalan.
Aktivitas pada waktu dini hari menjadi perhatian karena berlangsung di lokasi yang diduga berkaitan dengan penyimpanan BBM dalam jumlah tertentu. Puluhan wadah yang diduga berisi solar terlihat menjadi bagian dari aktivitas tersebut.
Temuan itu kemudian memunculkan sejumlah pertanyaan mendasar.
Dari mana BBM tersebut diperoleh? Apakah BBM dibeli secara eceran atau melalui mekanisme tertentu? Siapa yang mengelola tempat tersebut? Berapa sebenarnya volume BBM yang ditampung? Dan yang tidak kalah penting, apakah solar yang disimpan tersebut merupakan BBM bersubsidi?
Penggunaan galon air mineral sebagai wadah yang diduga untuk menampung solar menjadi salah satu hal yang menarik perhatian.
Jika benar wadah-wadah tersebut digunakan untuk menyimpan BBM dalam jumlah tertentu, maka perlu diketahui bagaimana standar keamanan penyimpanannya dan untuk kepentingan apa BBM tersebut dikumpulkan.
Terlebih apabila BBM yang ditampung merupakan solar bersubsidi, persoalannya menjadi lebih serius karena distribusi BBM bersubsidi memiliki mekanisme pengawasan dan ditujukan agar subsidi pemerintah tepat sasaran.
Atas temuan tersebut, aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan dapat melakukan pengecekan secara langsung. Identitas pemilik atau pengelola lokasi, asal BBM, bukti pembelian, volume penyimpanan, tujuan penggunaan, hingga kemungkinan keterkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi.





