PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda melalui edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kegiatan bertajuk “Paham AI” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si., bersama personel Polisi Wanita (Polwan) dan para trainer, Rabu (12/8/2026).
Sebanyak 100 siswa dari SMA Negeri 2 Kota Pekalongan dan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi AI sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya literasi digital.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Dies Ferra Ningtias menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi AI harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami etika dan batasan penggunaannya. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan untuk menyaring informasi di era digital.
“Sekarang banyak video yang dibuat dengan AI dan hasilnya hampir sama persis dengan aslinya. Sehingga kita harus memiliki kemampuan untuk membedakan apakah konten itu benar atau hanya hoaks yang berniat memprovokasi,” ujar AKBP Dies.
Ia juga mengajak para pelajar memanfaatkan AI untuk hal-hal yang positif, mulai dari meningkatkan kemampuan belajar, mengembangkan kreativitas, hingga meraih prestasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Kami berharap pengetahuan yang diberikan para trainer dapat menjadi bekal bagi adik-adik untuk menggunakan teknologi AI secara bijaksana. Saring informasi sebelum bereaksi,” imbuhnya.
Selain mendapatkan materi, para peserta mengikuti pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Pekalongan Kota, Senopati Academy, dan Dinas Pendidikan dalam memperkuat literasi digital di kalangan pelajar.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi AI, tetapi juga memiliki sikap kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital untuk mendukung kemajuan bangsa,”tukasnya.





