Diduga Tunggak Pembayaran hingga Rp100 Juta, Pemasok Kambing Aqiqah di Pekalongan Mengaku Merugi

Diduga Tunggak Pembayaran hingga Rp100 Juta, Pemasok Kambing Aqiqah di Pekalongan Mengaku Merugi
Pemasok kambing di Aqiqoh terkenal dikota pekalongan.Senin (13/07/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Seorang pemasok kambing berinisial A (32), warga Kota Pekalongan, mengaku belum menerima pelunasan pembayaran dari salah satu usaha katering aqiqah yang cukup dikenal di Kota Pekalongan. Nilai piutang yang diklaim belum dibayarkan disebut mencapai sekitar Rp100 juta.

A menuturkan, kerja sama pemasokan kambing telah terjalin sejak 2022 dan pada awalnya berjalan lancar tanpa kendala.

Bacaan Lainnya

“Sejak 2022 selesai suplai kambing tidak ada masalah. Pembayaran juga lancar,” ujar A, Senin (13/7/2026).

Namun, menurut pengakuannya, persoalan mulai muncul pada periode 2024 hingga 2025. Ia menyebut pembayaran yang semula dilakukan sesuai kesepakatan saat pengiriman kambing berubah menjadi sistem cicilan.

“Awalnya perjanjian datang kambing langsung dibayar. Tapi sejak 2025 pembayarannya mulai dicicil dan semakin lama hingga sekarang masih ada tunggakan sekitar Rp100 juta,” katanya.

A juga mengaku awal kerja sama terjadi setelah pihak usaha aqiqah mengajaknya bermitra sebagai pemasok kambing. Belakangan, kata dia, usaha tersebut disebut mengambil pasokan langsung dari tempat lain, sementara sisa tagihan kepada dirinya belum dilunasi.

“Awalnya diajak kerja sama. Setelah berjalan, mereka mengambil kambing langsung ke tempat lain dan saya ditinggalkan. Sampai sekarang sisa piutang saya belum dibayarkan,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak usaha katering aqiqah yang dimaksud belum memberikan keterangan. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan atas klaim tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *