Lapas Pekalongan Kembangkan Budidaya Bebek Petelur, Produksi Capai 80 Butir per Hari

Lapas Pekalongan Kembangkan Budidaya Bebek Petelur, Produksi Capai 80 Butir per Hari
Lapas Pekalongan Budidaya bebek petelur.Kamis (02/07/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui budidaya bebek petelur. Program yang mulai dijalankan sejak Mei 2026 tersebut menunjukkan hasil menggembirakan dengan tingkat produksi telur mencapai sekitar 80 persen.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Pekalongan, Arif Hermawan, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 99 ekor bebek petelur yang dikelola oleh warga binaan. Dari jumlah tersebut, rata-rata mampu menghasilkan sekitar 80 butir telur setiap hari.

Bacaan Lainnya

“Budidaya bebek petelur tidak hanya menjadi sarana produktif, tetapi juga memberikan keterampilan beternak yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat,”ucapnya saat ditemui di ruang kegiatan kerja Lapas, Rabu siang (1/7/2026).

Ia menyebut, saat ini, hasil panen telur dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas sehingga turut berkontribusi pada pemenuhan pangan warga binaan. Selain menjual telur segar dengan harga Rp2.500,00 per butir, pihak Lapas juga mulai mengembangkan inovasi pengolahan telur asin guna meningkatkan nilai tambah hasil budidaya. Ke depan, Lapas Kelas IIA Pekalongan berencana menambah jumlah ternak seiring masih tersedianya kapasitas kandang yang memadai.

“Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *