MBG Kembali Disorot, Bintang Adhiyaksa Akan Cek serta Publikasikan Pemilik SPPG Bermasalah

MBG Kembali Disorot, Bintang Adhiyaksa Akan Cek serta Publikasikan Pemilik SPPG Bermasalah
Menu Ayam Ada belatung hidup.Kamis (07/05/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan makanan tidak layak konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar luas di Kota Pekalongan dan memicu perhatian publik.

Dalam video berdurasi sekitar 32 detik tersebut, sejumlah siswa SMK Baitussalam menunjukkan lauk ayam yang mereka terima dari program MBG. Pada lauk tersebut diduga terdapat belatung hidup.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah kota pekalongan. Sebab, sebelumnya juga sempat muncul keluhan terkait kualitas makanan yang diterima siswa.

Ketua Bintang Adhiyaksa, Didik, menyayangkan kejadian tersebut dan meminta adanya tindakan tegas terhadap pihak penyelenggara yang diduga bermasalah.

“Ini sangat memprihatinkan. Kemarin bakso, sekarang ayam diduga ada belatung hidup. Kami dari Bintang Adhiyaksa akan segera bertindak dan berkoordinasi dengan beberapa lembaga serta aliansi untuk membahas persoalan ini,” ujar Didik, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan pihaknya juga berencana melakukan audiensi ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi sumber persoalan tersebut.
Menurut dia, pengawasan terhadap distribusi makanan MBG harus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami berharap Satgas MBG di Kota Pekalongan menutup SPPG yang bermasalah. Kami juga akan melakukan pengawasan terkait hal ini,” katanya.

Didik turut meminta pihak sekolah lebih aktif melakukan pengecekan makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

“Sekolahan juga harus aktif mengecek sebelum didistribusikan ke anak-anak. Kalau memang layak baru diberikan,” tegasnya.

Ia menilai kasus serupa yang terjadi lebih dari satu kali menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap pengelolaan program MBG.

“Permasalahan ini sudah dua kali terjadi. Kalau memang modal pas-pasan jangan membuka SPPG,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *