Video Dugaan Makanan Tak Layak di Program MBG Pekalongan Beredar, Publik Soroti Pengawasan

Video Dugaan Makanan Tak Layak di Program MBG Pekalongan Beredar, Publik Soroti Pengawasan
Kondisi ayam ada belatung hidup.Rabu (06/05/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan makanan tidak layak konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar luas di Kota Pekalongan dan memicu keprihatinan publik.

Dalam video berdurasi sekitar 32 detik tersebut, sejumlah siswa SMK Baitussalam menunjukkan lauk ayam yang mereka terima. Makanan itu diduga mengandung belatung hidup.

Bacaan Lainnya

Para siswa tampak terkejut dan jijik saat menyadari kondisi makanan tersebut. Tidak hanya satu porsi, beberapa siswa lain yang memeriksa makanan mereka juga menemukan hal serupa. Peristiwa itu disebut terjadi pada Senin (4/5/2026).

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Pekalongan Raya, Zaenuri, menyampaikan kekecewaannya terhadap lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan program MBG.

Ia menilai temuan tersebut sangat memprihatinkan dan tidak seharusnya terjadi, mengingat program tersebut bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi siswa.

“Saya berharap Ketua DPRD serta Ketua Satgas MBG Kota Pekalongan turun langsung untuk menindaklanjuti kelalaian dari pihak pengelola SPPG Podosugih. Kami juga meminta Badan Gizi Nasional pusat segera mengambil langkah tegas, termasuk penutupan jika diperlukan,” ujar Zaenuri, Rabu (6/5/2026).

Zaenuri juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Pekalongan. Ia menilai kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi serius agar tidak terulang di masa mendatang.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang. Pemerintah daerah maupun pusat harus tegas agar pengelola tidak asal-asalan dalam menyajikan makanan bergizi bagi siswa,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Podosugih maupun pemiliknya belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *