PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Jamaah calon haji asal Kota Pekalongan yang tergabung dalam kloter 14 SOC kini telah melanjutkan rangkaian ibadah ke Tanah Suci berikutnya, yakni menunaikan ibadah umrah di Kota Makkah, setelah sebelumnya menuntaskan ibadah Arbain di Masjid Nabawi, Madinah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan, R. Antono, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (5/5/2026), menyampaikan bahwa para jamaah kloter 14 telah mulai bergerak meninggalkan Kota Madinah sejak Senin (4/5/2026). Sementara itu, kloter 15 dijadwalkan berangkat pada hari ini, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, seluruh jamaah telah berhasil menyelesaikan ibadah Arbain, yakni melaksanakan salat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu secara berturut-turut di Masjid Nabawi. Ibadah ini menjadi salah satu momen spiritual yang sangat dinantikan oleh para jamaah karena keutamaannya yang besar.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan telah menyelesaikan Arbain dengan lancar. Ini menjadi bekal spiritual yang sangat berharga sebelum melanjutkan rangkaian ibadah di Makkah,” ujar Antono.
Menurutnya, perjalanan dari Madinah menuju Makkah ditempuh menggunakan armada bus yang telah disiapkan. Para jamaah berangkat dengan mengenakan pakaian ihram sebagai tanda dimulainya niat ibadah umrah. Sebelum memasuki wilayah Makkah, rombongan singgah di titik miqat, yakni Dzulhulaifah atau yang lebih dikenal dengan Bir Ali, untuk melaksanakan salat sunnah ihram sekaligus mengucapkan niat umrah.
“Setibanya di Kota Makkah, jamaah langsung diarahkan menuju maktab-maktab atau pemondokan yang telah disiapkan oleh pemerintah. Di tempat tersebut, jamaah diberikan waktu untuk beristirahat sejenak guna memulihkan kondisi fisik setelah perjalanan panjang, sembari tetap dalam keadaan berihram,”terangnya.
Lanjutnya, setelah beristirahat, jamaah kemudian melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram menggunakan bus shalawat. Di tempat suci tersebut, jamaah mulai melaksanakan rangkaian ibadah umrah dengan penuh khusyuk dan kekhidmatan.
“Rangkaian ibadah dimulai dengan tawaf, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, dilanjutkan dengan salat sunnah serta meminum air zamzam. Selanjutnya, jamaah melaksanakan sa’i, yaitu berjalan bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ibadah umrah ditutup dengan tahallul, yakni memotong sebagian rambut sebagai tanda selesainya rangkaian ibadah,”bebernya.
Antono menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan petugas kloter serta tim kesehatan guna memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar. Ia juga mengimbau para jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mengingat cuaca di Tanah Suci yang cukup panas dan padatnya aktivitas ibadah.
“Semoga seluruh jamaah calon haji Kota Pekalongan senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tegasnya.
Ia berharap, dengan semangat kebersamaan dan kekuatan spiritual yang telah terbangun sejak di Madinah, jamaah calon haji Kota Pekalongan diharapkan mampu menjalani setiap tahapan ibadah di Makkah dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
“Perjalanan ini menjadi bagian penting dalam meraih kesempurnaan ibadah haji yang didambakan setiap umat Muslim,”pungkasnya.





