Polres Batang Fasilitasi Akses KUR bagi Kelompok Tani, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

Polres Batang Fasilitasi Akses KUR bagi Kelompok Tani, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
Polres Batang memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Kelompok Tani Ngudi Mulyo di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (8/6/2026).

PANTURA24.COM,BATANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, perbankan, dan pelaku usaha. Salah satunya diwujudkan Polres Batang dengan memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Mulyo di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (8/6/2026).

Kegiatan koordinasi tersebut membahas rencana pembiayaan budidaya jagung yang akan dijalankan Poktan Ngudi Mulyo sebagai bagian dari pengembangan sektor pertanian di wilayah setempat.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam pertemuan itu PS Paursubbagbinkar Bag SDM Polres Batang Aiptu Rizal Iskandar, SH, Aipda Dwi Anto dari Bakam PTPN 1 Regional 3 Kebun Siluwok, Bripka Iknatius Arisandi, Briptu Danang Wahyu Adi, Mantri BRI Unit Gringsing Ajeng Ika, Kepala Desa Ketanggan H. Sepkudin, pemilik CV Devan Devin Romadon, serta anggota Poktan Ngudi Mulyo.

Kepala Desa Ketanggan, H. Sepkudin, menilai akses permodalan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Menurut dia, dukungan pembiayaan dapat membantu petani mengembangkan usaha tani sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

“Dukungan akses permodalan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Romadon selaku pemilik CV Devan Devin menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Poktan Ngudi Mulyo dalam proses pengajuan KUR. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kepercayaan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan kepada kelompok tani.

Sementara itu, Mantri BRI Unit Gringsing, Ajeng Ika, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pimpinan unit terkait mekanisme dan skema pembiayaan yang dapat diberikan kepada kelompok tani binaan Polri tersebut.

PS Paursubbagbinkar Bag SDM Polres Batang, Aiptu Rizal Iskandar, menjelaskan bahwa Poktan Ngudi Mulyo merupakan kelompok tani binaan yang selama ini mendapat pendampingan dalam berbagai program pertanian dan ketahanan pangan di Kecamatan Gringsing.

Ia berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, perbankan, dan dunia usaha dapat memperluas akses pembiayaan bagi petani. Dengan demikian, produktivitas pertanian dapat meningkat, kemandirian pangan semakin kuat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak.

“Melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, perbankan, dan pelaku usaha, diharapkan akses pembiayaan bagi petani semakin mudah sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batang,” kata Rizal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *