Diduga Tertipu Beli Motor Lewat Medsos, Warga Pekalongan Bagikan Pengalaman

Diduga Tertipu Beli Motor Lewat Medsos, Warga Pekalongan Bagikan Pengalaman
Foto ilustrasi.Sabtu (18/07/26).

PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Seorang warga Pekalongan Kecamatan Tirto berinisial P (45) mengaku mengalami dugaan penipuan saat hendak membeli sepeda motor melalui media sosial. Kasus itu dibagikannya sebagai peringatan agar masyarakat lebih waspada saat bertransaksi secara daring.

P mengatakan awalnya tertarik dengan motor berpelat G yang diiklankan di media sosial. Menurut penjual, motor ditawarkan di wilayah Pekalongan karena dinilai memiliki harga jual lebih tinggi, meski pemilik mengaku tinggal di luar kota.”Karena motornya pelat G dan ditawarkan di Pekalongan, saya jadi berminat,” kata P.

Bacaan Lainnya

Sebelum transaksi, penjual meminta pembayaran dengan sistem COD. Namun, P diminta memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya melakukan panggilan video (video call) serta mengirimkan foto KTP. Setelah semua permintaan dipenuhi, penjual mengaku motor telah dikirim.”Katanya motor sudah dikirim,” ujarnya..Sabtu (18/07/26).

Namun hingga empat hari berlalu, motor yang dijanjikan tak kunjung tiba. Dua hari kemudian, penjual kembali menghubunginya dan meminta agar uang pembelian segera ditransfer dengan alasan kendaraan sudah dalam perjalanan.

“Saya menolak transfer karena motor belum saya terima. Tapi penjual terus mengejar agar saya segera membayar,” tutur P.

P menduga dirinya menjadi korban penipuan. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli kendaraan melalui media sosial.

“Pengalaman ini saya bagikan agar masyarakat lebih waspada terhadap dugaan penipuan. Cari cara yang aman, jangan mudah tergiur harga murah yang justru berisiko,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *