Semester I 2023 Kejari Batang Tuntaskan Ratusan Perkara, Begini Rinciannya

Kajari bersama dua jajaran Kejaksaan Negeri Batang menyampaikan hasil ungkap kasus pada semester I 2023

Pantura24.com, Batang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang, Mukharom mengungkap keberhasilan pengembalian uang negara sebesar Rp 193,4 juta. Penyelamatan uang negara tersebut berasal dari perkara korupsi yang ditangani.

“Keberhasilan menuntaskan kasus pada semester pertama ini salah satunya perkara korupsi Kepala Desa Pretek yang uangnya audah kita kembalikan ke negara,” ujarnya di acara peringatan Hari Adhyaksa ke-63, Sabtu (22/7/2023).

Bacaan Lainnya

Ia menyebut bila tersangka korupsi mengembalikan uang kerugian negara maka akan berpengaruh terhadap tuntutan hukum. Hal itu ada di pasal subsider dan tidak akan dikenakan tambahan hukuman.

Dijelaskan pula bahwa uang korupsi yang dikembalikan ke negara juga akan mempengaruhi hasil tuntutan. Namun demikian bila tidak dikembalikan maka hukuman akan ditambah.

“Adapun kasus lain yang berhasil diselesaikan kejari pada semester pertama di 2023 sebanyak 163 perkara pra penuntutan, 141 penuntutan dan 124 perkara eksekusi serta dua perkara restorative justice,” jelasnya.

Di perkara perdata dan tata usaha, lanjut dia, ada 28 bantuan hukum non letigasi, 20 pelayanan hukum dan sembilan pendampingan hukum serta pemulihan keuangan negara sebesar Rp 389 juta.

Demikian juga dengan capaian di bidang inteljen ada kegiatan surat perintah operasi inteljen yustisial, lima penyuluhan hukum di program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum) dan satu tugas pengamanan serta program jaksa menyapa di Radio RRI.

“Dan di semester pertama 2023 ini juga ada barang bukti yang dimusnahkan seperti 16 paket sabu sebanyak 713,85 gram, 10,82 gram sabu dan 6.084 butir pil kasus penyalahgunaan obat,” terang Mukharom.

Lalu selama semester pertama juga ada lelang sejumlah barang rampasan seperti satu unit ekskavator merek Komatsu PC50UU-2, satu unit truk trailer dan truk Isuzu serta sebuah unit kendaraan roda dua Supra X 125 dan supra fit.

“Total nilai barang yang dilelang mencapai Rp 543 juta. Semuanya masuk menjadi uang kas negara,” paparnya.

Selain ada lelang barang rampasan, lalu ada penjualan langsung barang milik negara seperti 32 batang kayu jati gelondongan, 16 batang kayu balok jati, 27 handphone dan 30 liter solar bersubsidi.

“Total nilai dari hasi hasil dari penjualan langsung mencapai Rp 37,9 juta. Uangnya juga masuk ke kas negara,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *