Warga Karangjompo Geruduk Kantor Balai Desa dan Kantor Kecamatan Tirto, Desak Perbaikan Tanggul dan Pompa Air

Warga Karangjompo Geruduk Kantor Balai Desa dan Kantor Kecamatan Tirto, Desak Perbaikan Tanggul dan Pompa Air
Sejumlah warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mendatangi Balai Desa Karangjompo dan dilanjutkan ke Kantor Kecamatan Tirto, untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan banjir yang tak kunjung tuntas, Senin (26/01/2026).

PANTURA24.COM,PEKALONGAN – Sejumlah warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mendatangi Balai Desa Karangjompo dan dilanjutkan ke Kantor Kecamatan Tirto, untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan banjir yang tak kunjung tuntas, Senin (26/01/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan desakan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret, terutama terkait penyediaan pompa air dan perbaikan tanggul di sejumlah titik rawan.

Bacaan Lainnya

Perwakilan warga Karangjompo, Muzafa (52), mengatakan bahwa masyarakat meminta agar pompa portabel segera direalisasikan di Karangjompo Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembangunan dan pembenahan infrastruktur pengendali banjir untuk jangka panjang.

“Kami minta segera direalisasikan pompa portabel di Karangjompo. Untuk rumah pompa jangka panjangnya, tanggul di wilayah Pulosari harus dibenahi, termasuk tanggul Pencongan Kali Sengkarang dan tanggul-tanggul di daerah Meduri yang berada di pinggir jalan,” ujar Muzafa saat menyampaikan aspirasi.

Menurut Muzafa, kondisi sejumlah tanggul yang rusak dan tidak optimal membuat banjir kerap meluas dan merendam permukiman warga setiap kali hujan deras atau air sungai meluap.

Sementara itu, salah satu warga Karangjompo yang enggan disebutkan namanya menyampaikan harapan agar penanganan segera dilakukan tanpa penundaan.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah warga bahkan terpaksa mengungsi selama berhari-hari akibat banjir yang tak kunjung surut.

“Kami minta ini secepatnya dikerjakan. Kami sudah mengungsi berhari-hari, kondisi ini sangat menyulitkan warga,” ucapnya dengan nada tegas.

Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah segera menindaklanjuti tuntutan tersebut agar banjir tidak terus berulang dan mengancam keselamatan serta kehidupan masyarakat Karangjompo dan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *