Pantas Saja Kerap Lolos Ternyata Tikus Yang Kerap Curi Barang Milik Pedagang Oknum Satpam Pasar Batang

Tarmuji (56) pedagang sembako di Pasar Batang yang menjadi korban pencurian rokok oleh dua oknum satpam setempat

Pantura24.com, Batang – Dua tikus Pasar Batang yang selama ini merugikan para pedagang karena kerap mencuri barang dan uang berhasil ditangkap. Dua tikus pasar tersebut ternyata oknum satpam berinisial AS dan IA.

“Saya sudah berulang kali kecurian. Barang yang diambil selalu rokok, total kerugian puluhan juta,” ungkap Tarmuji (56) pemilik toko sembako saat ditemui, Senin (4/9/2023).

Tarmuji mengaku jengkel karena tiap dua hari sekali tokonya jadi sasaran pencurian. Lantas dirinya pun memberanikan diri untuk menjebak pelaku dengan bersembunyi di dalam toko.

Selang toko tutup tak lama kemudian seorang pelaku berhasil masuk melalui pintu belakang dengan cara membuka gembok menggunakan kunci duplikat.

“Di dalam toko gelap gulita, pelaku menggunakan senter mulai menggasak rokok yang ada di rak lalu diserahkan temannya yang ada di luar. Karena khawatir pelalu lolos akhirnya saya lempar punggungnya dengan pompa minyak, ternyata pelaku berhasil kabur setelah diteriaki maling,” terangnya

Meskipun berhasil kabur namun beberapa barang milik pelaku tercecer di sekitar lokasi kejadian seperti tas berisi ATM dan identitas diri pelaku, serta barang bukti lainnya seperti sandal, satu bandel kunci duplikat hingga mobil Honda Brio warna kuning.

Dengan sejumlah barang bukti termasuk rekaman CCTV yang sudah di tangan, Tarmuji melapor ke Polres Batang yang langsung menangkap kedua pelaku.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batang AKP Andi Fajar melalui pesan What’s App membenarkan telah menahan kedua pelaku untuk dimintai keterangannya.

“Telah kami tahan dan ini sedang dilakukan proses penyelidikan,” balasnya.

Ia menambahkan pihaknya juga sedang melakukan pengembangan adanya laporan masyarakat bahwa oknum satpam tersebut kerap mengaku dan mengatasnamakan bagian intel Polres Batang.

“Semua informasi yang kami terima akan dikembangkan,” katanya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *