PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – SMP Islam Pekalongan melaksanakan kegiatan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai bagian dari program evaluasi pendidikan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), sekaligus mendukung kebijakan pemetaan kemampuan akademik siswa di Kota Pekalongan.
Ketua Bidang Pendidikan Ma’had Islam, Abdur Rozak saat ditemui pada kegiatan tersebut, kemarin, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolah tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa TKA bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan serta hasil belajar siswa, khususnya kelas IX. Adapun materi yang diujikan meliputi Tes Kompetensi Akademik Matematika, survei karakter, serta survei lingkungan belajar.
“Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Kemendikbudristek yang bertujuan untuk melakukan evaluasi hasil belajar siswa. Perlu dipahami bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan, melainkan sebagai bentuk validasi terhadap capaian pembelajaran selama di SMP,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hasil dari TKA diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi di berbagai tingkatan, mulai dari satuan pendidikan hingga tingkat nasional. Selain itu, hasil tersebut juga dapat menjadi salah satu referensi bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelaksanaan TKA di SMP Islam Pekalongan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Sebelum pelaksanaan, siswa telah mendapatkan pembekalan baik dari sisi materi maupun penguatan karakter. Namun demikian, tidak dilakukan persiapan khusus secara intensif agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan asli siswa.
Sementara itu, Kepala SMP Islam Pekalongan, Dimyati, mengungkapkan bahwa seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Sebanyak 196 siswa putra dan putri turut ambil bagian dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
“Alhamdulillah, seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan lancar. Hal ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari yayasan, Kemendikbudristek, hingga Dinas Pendidikan Kota Pekalongan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kehadiran pihak yayasan yang turut meninjau pelaksanaan TKA juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan ini.
Sejalan dengan itu, Dinas Pendidikan Kota Pekalongan mulai mengimplementasikan TKA sebagai instrumen pemetaan kemampuan akademik siswa jenjang SD hingga SMP sejak April 2026. Program ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis data di daerah.
Dengan adanya kebijakan ini, SMP Islam Pekalongan menyatakan dukungannya terhadap implementasi TKA sebagai langkah strategis dalam memetakan kemampuan siswa secara objektif dan meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan lancar, diharapkan TKA dapat memberikan gambaran objektif terhadap kualitas pembelajaran serta menjadi dasar dalam peningkatan mutu pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun secara lebih luas.





