PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Momentum Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan Tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk memberikan penghargaan kepada delapan tokoh yang dinilai berjasa besar dalam pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan Tahun 2026 yang digelar di GOR Jetayu, Rabu (1/4/2026).
Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, usai menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi para tokoh dalam memajukan Kota Pekalongan di berbagai bidang.
Adapun delapan tokoh yang menerima piagam penghargaan tersebut yakni H.M. Saelany Machfudz (Wali Kota Pekalongan periode 2017-2021), (Alm). dr. H.Mohammad Basyir Ahmad ( Wali Kota Pekalongan periode 2005-2015), (Alm) H. A. Alf Arslan Djunaid (Wali Kota Pekalongan Periode 2015-2017, H. Abu Almafachir (Wakil Wali Kota Pekalongan Periode 2005-2010), dr. Sri Nurdijah Kasbollah ( Sekda Kota Pekalongan Periode 2001-2006), H. Hamzah Shodiq (Wakil Wali Kota Pekalongan Tahun 1999), H. Soeparno (Ketua DPRD Kota Pekalongan Periode 1999-2004), dan H.M. Bowo Leksono (Ketua DPRD Kota Pekalongan Periode 2009-2014).
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Balgis Diab yang juga merupakan istri dari almarhum dr. H. Mohammad Basyir Ahmad, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada mendiang suaminya.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kota Pekalongan yang telah memberikan penghargaan kepada Bapak dr. Mohammad Basyir Ahmad sebagai Wali Kota Pekalongan selama dua periode. Tentu penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian beliau kepada masyarakat Kota Pekalongan,” tuturnya.
Ia mengaku, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi simbol apresiasi kepada masyarakat Kota Pekalongan yang telah bersama-sama membangun kota.
“Tentu penghargaan ini membuat kami sangat terharu dan bangga. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini bisa terus memotivasi masyarakat Kota Pekalongan untuk semakin mencintai kotanya dan bersama-sama membangun Kota Pekalongan ke depan agar lebih baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan harapan di momentum Hari Jadi ke-120 ini. Menurutnya, peringatan hari jadi kali ini dikemas secara sederhana namun tetap sarat makna, menyesuaikan dengan kondisi saat ini.
“Biasanya peringatan Hari Jadi identik dengan kegiatan seremonial yang cukup meriah. Namun kali ini, Pemerintah Kota Pekalongan memilih kegiatan yang lebih sederhana dan bermanfaat, seperti khataman Al-Qur’an dan istighosah,” jelasnya.
Ia berharap, di usia ke-120 tahun, Kota Pekalongan semakin maju, masyarakatnya hidup rukun, serta kondisi sosial dan ekonomi tetap stabil dan terus meningkat.
“Kami berharap Kota Pekalongan ke depan semakin baik, masyarakatnya semakin rukun, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan, serta kondisi ekonomi masyarakat tetap baik dan semakin meningkat. Selain itu, semoga keimanan dan ketakwaan masyarakat juga semakin kuat,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pemberian penghargaan kepada para tokoh ini menjadi salah satu bentuk refleksi perjalanan panjang Kota Pekalongan, sekaligus pengingat bahwa pembangunan yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin dan tokoh terdahulu.
“Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,”pungkasnya.





