Bazar Ramadan Kodim 0710/Pekalongan Diserbu Warga, Sembako Dijual Harga Dasar

Bazar Ramadan Kodim 0710/Pekalongan Diserbu Warga, Sembako Dijual Harga Dasar
Makodim 0710/Pekalongan saat digelar Bazar Ramadan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Jumat (13/3/2026).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Antusiasme masyarakat tampak memadati halaman Makodim 0710/Pekalongan saat digelar Bazar Ramadan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Jumat (13/3/2026). Beragam kebutuhan pokok hingga pakaian dijual dengan harga dasar, membuat bazar tersebut diserbu warga sejak pagi hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan secara serentak oleh TNI, mulai dari tingkat Mabes TNI hingga satuan kewilayahan seperti Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bacaan Lainnya

Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa, bazar Ramadan tersebut merupakan upaya TNI dalam meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus membantu meringankan kebutuhan warga di tengah meningkatnya permintaan menjelang lebaran.

“Kegiatan hari ini secara bersama-sama mulai dari Mabes TNI sampai dengan tingkatan Kodam, Kodim, dan tersebar seluruh Indonesia melaksanakan bazar Ramadan. Tentunya ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat pada saat mendekati Hari Raya Idulfitri,” tuturnya.

Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beberapa barang yang yang dijual di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp55.000, minyak goreng merk Minyakita Rp15.000 per liter, serta gula pasir 1 kilogram seharga Rp17.500.

“Selain kebutuhan pokok, bazar juga menyediakan berbagai produk lainnya seperti aneka celana jeans dengan harga Rp50.000, serta produk makanan dari Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0710/Pekalongan berupa roti basah dan roti kering,”terangnya.

Tak hanya itu, koperasi Kodim juga turut meramaikan bazar dengan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga seperti mi instan, gula, sirop, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Beberapa stan juga menjual pakaian dengan harga yang cukup terjangkau bagi masyarakat.

Menariknya, produk-produk yang dijual dalam bazar ini juga melibatkan pelaku UMKM binaan dari jajaran Koramil di wilayah Kodim 0710/Pekalongan. Produk-produk tersebut dikumpulkan dari masing-masing Koramil untuk kemudian dipasarkan bersama dalam kegiatan bazar di Makodim.

“Binaan UMKM sendiri ini tersebar dari masing-masing Koramil. Dari masing-masing Koramil kemudian memeriahkan bazar yang dilaksanakan di Kodim. Sehingga apa yang dilaksanakan Koramil ditarik ke Kodim, nanti untuk diperjualbelikan kepada keluarga besar TNI dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa, seluruh barang yang dijual dalam bazar tersebut dipasarkan dengan harga dasar tanpa mengambil keuntungan sedikit pun. Hal ini dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Untuk harga kita betul-betul harga dasar. Kita memang tidak ada unsur keuntungan, tidak ada. Betul-betul harga dasar dari distributor A ya kita jual A, harganya B ya B. Tidak ada sepeser pun yang kita ambil keuntungan atau selisihnya,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Bahkan sejak pukul 08.00 WIB warga sudah mulai berdatangan untuk berbelanja. Puncak keramaian terjadi antara pukul 10.00 WIB, di mana sejumlah barang dagangan langsung habis terjual.

“Antusias masyarakat tadi dari pagi, sebetulnya dari jam 08.00 WIB sudah ada. Mungkin karena kondisi cuaca juga, sehingga pada saat durasi ramainya saat belanja tadi dari jam 10.00 WIB itu sudah sangat ramai. Beberapa barang dari Persit dan koperasi juga sudah habis,” ungkapnya.

Melihat tingginya minat masyarakat, pihak Kodim mempertimbangkan untuk kembali menggelar kegiatan serupa dalam waktu dekat agar semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya.

Salah satu warga yang ikut berbelanja, Saifuddin, mengaku sengaja datang ke bazar tersebut untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng. Warga Perumahan Graha Tirto Asri (GTA) Kota Pekalongan itu menilai harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Ini beli beras sama minyak. Harganya murah ini dibandingkan harga di luar. Sangat membantu, apalagi untuk kebutuhan nanti beras fitrah,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan bazar murah seperti ini dapat terus diadakan secara rutin agar masyarakat kecil semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau bisa diadakan terus, mungkin bisa rutin satu bulan sekali. Biar rakyat kecil bisa terbantu,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *