PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Aksi dugaan percobaan perampasan kendaraan bermotor terjadi di siang bolong di Jalan Kartini, tepatnya di depan SMA Negeri 1 Kota Pekalongan, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui merupakan pasangan suami istri, salah satunya bernama Yanto (33), warga Pabean, Kota Pekalongan. Saat kejadian, korban baru saja pulang usai mengambil sanggan pekerjaan dan melintas di lokasi tersebut.
Berdasarkan keterangan korban melalui sambungan telepon, awalnya ia dicegat oleh dua orang tak dikenal yang berpura-pura menanyakan sesuatu. Tidak lama kemudian, dua orang lainnya datang dan ikut mendekati korban.
Keempat orang tersebut kemudian menggunakan modus berpura-pura hendak mengecek nomor mesin dan menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan. Pelaku juga meminta korban membuka jok motor dengan alasan pemeriksaan.
“Modusnya mereka pura-pura cek mesin dan menanyakan surat kendaraan. Padahal surat-surat saya lengkap, tapi tetap saja dicegat,” ujar Yanto dengan tegas.
Saat jok motor dibuka, di dalamnya terdapat barang berharga milik korban. Dalam situasi tersebut, perhatian korban sempat teralihkan karena berusaha merekam kejadian menggunakan ponselnya. Namun, salah satu terduga pelaku menampar ponsel korban.
“Saya sempat merekam, tapi HP saya langsung ditepis. Saya juga sempat teriak minta tolong,” ungkapnya dengan nada emosi dan jengkel.
Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan kerugian lebih besar. Korban berharap masyarakat lebih waspada terhadap modus serupa, terutama saat berkendara di siang hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut.





