Realisasi Investasi Kota Pekalongan 2025 Tembus Rp584,5 Miliar

Realisasi Investasi Kota Pekalongan 2025 Tembus Rp584,5 Miliar
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan mencatat lonjakan signifikan realisasi investasi sepanjang 2025.Rabu (11/02/26).

PANTURA24.COM,KOTA PEKALONGAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan mencatat lonjakan signifikan realisasi investasi sepanjang 2025. Nilai investasi yang masuk mencapai Rp584,53 miliar atau meningkat 145,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Ade Suangkat, melalui Pengolah Data dan Informasi Noor Falasifa, mengatakan bahwa pada 2024 realisasi investasi Kota Pekalongan tercatat sebesar Rp238,04 miliar.

Bacaan Lainnya

“Peningkatan ini menunjukkan iklim investasi di Kota Pekalongan semakin kondusif dan mampu menarik minat pelaku usaha,” ujar Noor Falasifa, Rabu (11/2/2026).

Selain meningkat tajam, capaian tersebut juga melampaui target investasi yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekalongan pada 2025 sebesar Rp170 miliar. Dengan demikian, realisasi investasi mencapai 343,84 persen dari target.

Menurut Sifa, capaian ini mencerminkan efektivitas kebijakan dan upaya yang dilakukan Pemkot Pekalongan melalui DPMPTSP dalam mendorong pertumbuhan investasi.

Ia menjelaskan, peningkatan investasi didukung sejumlah langkah strategis, antara lain penerbitan kebijakan yang proinvestasi seperti Peraturan Wali Kota tentang pemberian insentif dan kemudahan berusaha. Selain itu, Pemkot juga menetapkan Surat Keputusan Wali Kota terkait potensi investasi daerah sebagai acuan promosi dan pengembangan peluang usaha.

“Pengendalian penanaman modal juga terus kami lakukan melalui pengawasan, pembinaan, serta fasilitasi penyelesaian kendala yang dihadapi pelaku usaha,” kata Sifa.

Upaya promosi investasi, lanjut dia, dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai media serta pemanfaatan teknologi informasi. DPMPTSP juga mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital, termasuk pelayanan terpadu pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Terkait target investasi 2026, Sifa menyampaikan bahwa hingga kini belum ada penetapan resmi. Target tersebut masih menunggu rilis dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.

Meski demikian, tren investasi di Kota Pekalongan dinilai tetap positif. Sepanjang 2025, tercatat empat Nomor Induk Berusaha (NIB) baru dengan rencana modal skala besar di atas Rp5 miliar.

“Hal ini menunjukkan kepercayaan investor berskala besar terhadap prospek ekonomi Kota Pekalongan,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *